Tim PUPR Segera Tanggulangi Tiang Jembatan Putrapinggan

Tim PUPR Segera Tanggulangi Tiang Jembatan Putrapinggan

Perbaikan jembatan Bailey Putrapinggan yang menghubungkan antara Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. (foto - ist)

Pangandaran - Tim dari Kementerian PUPR mengambil langkah yang harus dilakukan, guna mengatasi masalah hanyutnya tiang penyangga jembatan bailey Putrapinggan. Rencananya Tim PUPR tersebut akan turun kel lapangan, guna memperbaiki jembatan tersebut, Rabu (15/02/2017).

Seperti diketahui, tiang penyangga jembatan bailey Ciputrapingga yang menghubungkan Banjar menuju Kabupate Pangandaran tersebut hanyut terbawa air sungai pada Senin kemarin pukul 20.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas di jembatan itu hanya menggunakan satu jembatan bailey dengan cara buka tutup.

Menurut Kasi Jalan dan Jembatan Dinas PU Tata Ruang Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Pangandaran Anang Yogaswara, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR dan melaporkan, penyangga sebelah timur dan bronjong batu telah hanyut terbawa arus air.

"Adapun saran Kementerian untuk sementara jembatan bailey jalur dari Banjar ke Pangandaran tersebut ditutup,” katanya.  

Sementara itu, intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran yang terus menerus, menyebabkan salah satu akses jalan terputus. Jalan penghubung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran ke Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis melalui Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, dilanda longsor sepanjang 5 meter.

Berdasarkan penuturan warga setempat, longsor terjadi pada Senin kemarin pukul 11.00 WB di Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. "Jalan itu merupakan jalur utama, dan satu satunya akses bagi warga yang berdomisili di Desa Kalijati menuju Kecamatan Pangandaran,” katanya.

Setelah longsor jalan tersebut hanya dapat dilewati kendaraan kecil dan sepeda motor, sedangkan kendaraan truk dipastikan tidak dapat melewati jalan itu. Jika longsor jalan bertambah dan tidak dapat dilewati akan berdampak pada kegiatan belajar mengajar di tiga sekolah, yaitu SD Negeri Kalijati 1, 2 dan SMP Satu atap. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,