Dewi Persik Punya Ulah, KPI pun Panggil Manajemen Indosiar

Dewi Persik Punya Ulah, KPI pun Panggil Manajemen Indosiar

Adegan perseteruan antara Nassar dan Dewi Perssik di tayangan D'Academy 4 Indosiar. (foto - ist)

Jakarta - Manajemen Indosiar akhirnya dipanggil Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, untuk dimintai klarifikasi terkait tayangan D’Academy 4 pada 14 Februari 2017. Dalam tayangan, menampilkan adegan keributan sesama pengisi acara hingga keluarnya kata-kata makian yang tidak pantas.
 
Di awal pertemuan, Jumat Jumat (17/2/2017) Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini mengatakan, pertemuan ini untuk meminta klarifikasi langsung dari Indosiar mengenai tayangan yang banyak diadukan publik. KPI menyayangkan kejadian munculnya kata-kata kasar dalam program yang banyak ditonton itu.
 
Menurut Dewi, lebih dari 300 aduan publik masuk ke KPI Pusat, yang memprotes tayangan keributan antara Dewi Persik dan Nassar dalam program D’Acedemy hari Selasa malam lalu.
 
"Program siaran itu wajib memperhatikan dan melindungi keberagaman khalayak, baik itu terkait norma kesopanan ataupun norma kesusilaan. Program siaran dilarang untuk menampilkan muatan yang merugikan dan menimbulkan dampak negatif, menampilkan kata-kata kasar dan makian, baik secara verbal atau nonverbal. Program siaran juga dilarang menampilkan muatan yang mendorong anak dan remaja untuk belajar tentang perilaku yang tidak pantas," kata Dewi, seperti disiarkan KPI.go.id.
 
Kekhawatiran yang sama juga disampaikan Komisioner KPI Pusat, Agung Suprio. Menurutnya, tayangan itu dapat menimbulkan dampak terutama adanya peniruan oleh khalayak tertentu seperti anak-anak. Hal lain yang sangat disayangkan, keluarnya kata yang mendiskriditkan kelompok tertentu, dan itu sangat dilarang dalam aturan P3 dan SPS KPI tahun 2012.
 
Sementara itu, pihak Indosiar yang diwakili GM Programming Indosiar Ekin Gabriel Surbakty menyampaikan, pihaknya sangat menyesal dan meminta maaf atas kejadian itu dan menyatakan hal itu merupakan kesalahan yang tidak diinginkan.
 
Ekin menyatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan agar kejadian itu tidak terjadi. Antara lain pengalihan pembicaraan, membunyikan lonceng tanda konflik harus dihentikan dan mengalihkan tayangan ke bumper out. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,