Terbukti Bersalah, Kewarganegaraan Siti Aisyah Dicabut

Terbukti Bersalah, Kewarganegaraan Siti Aisyah Dicabut

Siti Aisyah. (foto - Facebook)

Jakarta - Warga negara Indonesia asal Serang Banten, Siti Aisyah yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan telah dipindahkan dari Penjara Selangor Malaysia.
 
"Siti sudah dipindahkan ke Cyber Jaya Kuala Lumpur, di sana pengamanannya lebih tinggi dari yang sebelumnya. Sebenarnya bukan dia yang ditakutkan, tapi karena eksposnya," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal di Gedung Kemlu, Senin (20/2/2017).
 
Menurutnya, sejauh ini belum ada konstruksi hukum yang diputuskan terkait dugaan keterlibatan Siti Aisyah, dalam kasus tewasnya Kim Jong-nam. Saat ini penyelidikan baru berdasarkan bukti CCTV, yang terekam di tempat kejadian perkara.
 
Selain itu, Pemerintah Indonesia juga masih terus mengupayakan akses kekonsuleran dan pendampingan hukum terhadap Siti Aisyah. Jika pada akhirnya Siti terbukti bersalah, maka status kewarganegaraannya dapat dicabut.
 
"Tapi belum sampai ke sana. Dalam Undang-Undang Kewarganegaraan jika seseorang terbukti bekerja untuk intelijen atau tentara asing, maka kewarganegaraannya bisa dicabut. Saat ini konstruksi hukum belum diputuskan," tegas Iqbal.
 
Namun, jika Siti tidak terbukti bersalah maka pemerintah Malaysia harus melakukan deportasi terhadap Siti Aisyah, untuk kembali ke Indonesia. Hal itu dapat dilakukan setelah pihak berwenang Malaysia selesai melakukan proses investigasi selama tujuh hari, dan masa perpanjangan penahanan selama dua kali tujuh hari atau total 21 hari. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,