Menanti Pembuktian Persib Bukan Lagi Jago Kandang

Menanti Pembuktian Persib Bukan Lagi Jago Kandang

Menanti Pembuktian Persib Bukan Lagi Jago Kandang. (foto - ist)

Bandung - Duel babak 8 Besar Piala Presiden 2017 dipastikan bakal digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu -Minggu 25 - 26 Februari 2017. Bagi Persib yang lekat dengan reputasi jago kandang, laga tunggal babak perempatfinal di tempat netral itu akan menjadi ujian mental tersendiri.
 
Persib yang bertindak sebagai tuan rumah di babak penyisihan grup, jelas bisa menikmati setiap detik pertandingan di hadapan para pendukungnya. Hasil sempurna pun diraih yang mengantarkannya sebagai juara grup, dengan tiga kemenangan beruntun. 
 
Namun, Maung Bandung harus siap melepas atribut tuan rumah dengan berbagai keuntungannya saat berlaga di Stadion Manahan. "Kami terbiasa bermain di kandang, dimanjakan dengan dukungan total bobotoh. Di babak 8 besar akan menjadi ujian mental, karena harus menang di tempat netral," aku bek sayap Persib Supardi Nasir Bujang.
 
Pemain bertahan berusia 33 tahun itu menilai, babak perempatfinal merupakan fase pertemuan tim-tim terkuat, yang berhasil lolos dari penyisihan grup. Dengan demikian, sipa pun lawan yang dihadapi dipastikan bukan laga enteng.
 
"Tidak ada gunanya pilih-pilih lawan karena semua tim di 8 Besar kuat. Apalagi tim yang lolos, meski tidak bermain di kandang sendiri. Artinya, mental mereka lebih teruji untuk main di tempat netral, karena sudah terbiasa main di luar kandang," katanya.
 
Delapan tim kontestan di babak 8 Besar, Arema FC, Persib dan Madura United adalah tim tuan rumah penyelenggara fase grup, yang akhirnya lolos ke perempat final.
 
Sementara lima perempat finalis lainnya adalah tim-tim tamu di fase grup, yakni Mitra kukar (juara Grup A di Sleman), Semen Padang (juara Grup E di Madura), Sriwijaya FC (peringkat 2 Grup D di Bali), Pusamania Borneo FC (juara Grup D di Bali), dan Bhayangkara FC (peringkat 2 Grup B di Malang). (Jr.)**
.

Categories:Persib,
Tags:,