209 Jiwa Terkena Dampak Bencana Banjir Gununghalu KBB

209 Jiwa Terkena Dampak Bencana Banjir Gununghalu KBB

Banjir andang menerjang wilayah Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandang Bandung. (foto - ist)

Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat menyatakan, jumlah korban terdampak banjir di kawasan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat mencapai 209 jiwa. Banjir itu menerjang, sedikitnya terhadap 29 keala keluarga dan 1 unit pesantren.

"Sejauh ini kita telah mendata ulang yang kesemuanya mencapai 29 KK dan 1 pesantren dengan total 209 jiwa yang terdampak banjir," kata Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Dicky Maulana, Jumat (24/2/2017).

Menurutnya, para korban sudah kembali ke rumah masing-masing untuk proses pembersihan, yang dibantu oleh para relawan. Sedikitnya ada dua kepala keluarga yang mengungsi akibat kejadian itu, karena rumah mereka mengalami rusak parah. 

"Kondisi terakhir memang mereka sudah kembali ke rumah masing-masing. guna membersihkan bekas tanah yang terbawa air di rumah mereka. Mereka pun masing dibantu ole para relawan. Memang ada 2 KK yang mengungsi ke aula pabrik teh, karena rumahnya cukup parah," ungkap Dicky. 

Seperti diketahui, banjir bandang akibat luapan Sungai Cidadap menerjang permukiman warga di tiga desa, yakni Sirnajaya, Gununghalu dan Bunijaya, Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat, Kamis kemarin sekitar pukul 14.30. 

Banjir yang dipicu hujan deras itu juga memutus akses jembatan penghubung Desa/Kecamatan Gununghalu dan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Banjir menerjang sejumlah rumah warga dengan ketinggian sekitar 3 meter. Selain permukiman warga, banjir juga merendam areal pertanian.

Hingga Kamis malam, banjir menerjang permukiman warga yang dihuni sekitar 120 jiwa, dari 28 keluarga di Kompleks Montaya Kampung Tangsi, dan Kampung Pasanggrahan Kecamatan Gununghalu. Sementara jembatan penghubung Gununghalu-Ciwidey nyaris ambruk hingga tidak bisa dilewati.

Anggota DPRD Dapil 3 KBB (Cipongkor, Sindangkerta, Gununghalu, Rongga), Dadan Supardan menyatakan, hingga semalam pihaknya masih menghimpun warga yang terdampak banjir bandang. "Banjir melanda permukiman warga di Desa Sirnajaya, Gununghalu dan Bunijaya," katanya.

Menurutnya, sejumlah korban yang terdampak banjir pun mengungsi ke mes perkebunan PT Montaya Kecamatan Gununghalu. Sementara petugas dari kecamatan dan kabupaten sudah turun ke lokasi, untuk menangani dampak banjir.

Penanganan reaksi cepat perlu segera dilakukan, seperti pendataan dan evakuasi korban ke tempat lebih aman dan penyiapan pengungsian. "Para korban harus segera dievakuasi ke tempat aman, siapkan dapur umum dan makanan. Segera lakukan pendataan korban untuk penanganan," tegas Dadan. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,