Buronan Anggota DPRD Depok Ervan Teladan Ditangkap

Buronan Anggota DPRD Depok Ervan Teladan Ditangkap

Satuan Resnarkoba Polresta Depok bersama Tim Buser Polresta Depok menangkap tersangka buronan atas nama Ervan Teladan di wilayah Jatimulya Sukmajaya Depok. (foto - dung)

Depok - Anggota DPRD Kota Depok Er‎van Teladan ditangkap aparat Kepolisian Resort Kota Depok, setelah menjadi buronan hampir sebulan, Jumat sekitar pukul 20.00 WIB.

"Satuan Resnarkoba Polresta Depok bersama Tim Buser Polresta Depok telah menangkap tersangka atas nama Ervan Teladan, di wilayah Jatimulya Sukmajaya Depok," kata Kepala Sub-Bagian Humas Polresta Depok Firdaus, Jumat (24/2/2017) malam. 

Dilaporkan, Ervan ditangkap saat tengah menggunakan sepeda motor. "Tersangka berikut sepeda motor yang digunakan, kini diamankan di Mapolresta Depok untuk penyelidikan lebih lanjut". Polisi pun tengah memburu pihak lain yang membantu Ervan saat melarikan diri.

Seperti diketahui, ‎Ervan terseret kasus penyalahgunaan/peredaran sabu, saat Korps Bhayangkara Depok melakukan operasi pemberantasan narkoba di kediaman Ervan. Awalnya, Polresta Depok mendapat informasi dari warga terkait kediaman Ervan, yang kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba di Jalan H Sulaiman Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan Kota Depok. ‎

"Petugas lalu melakukan observasi di lokasi dan pada Sabtu 4 Pebruari 2017 sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mendapati pemilik rumah atas naman Ervan Teladan menemui saudari UM di teras rumah," kata Putu Kholis Aryana, Minggu lalu.

"Dari hasil penggeledahan rumah Ervan, petugas menemukan barang bukti," kata Putu. Antara lain ‎dua bungkus plastik klip bening berisi sisa pakai sabu, yang ditemukan dalam kotak kartu nama dan papan nama anggota DPRD pada lemari pakaian di kamar Ervan. 

Selain itu, polisi mendapati satu pipet alat hisap sabu yang ditemukan di dalam mobil di garasi rumah Ervan Teladan. Polisi juga menemukan 1 dompet berisi KTP Ervan dan buku rekening tabungan Bank BJB juga atas namanya.

Polisi pun mendapati barang bukti pada diri UM berupa 4 bungkus plastik klip bening, masing-masing berisi sabu dengan berat bruto 2,80 gram, 1 timbangan elektronik, 4 lembar uang nominal Rp 5.000, 1 telefon genggam.‎ 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009. Ervan pun ditetapkan sebagai tersangka dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Anggota Fraksi Partai Golkar Depok itu telah resmi dipecat. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,