BIJB Kertajati Ditargetkan Sudah Bisa Beroperasi Juni 2018

BIJB Kertajati Ditargetkan Sudah Bisa Beroperasi Juni 2018

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengunjungi proyek pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka Jumat 25 Februari 2017. (foto - ist)

Majalengka - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2018. Proyek pembangunan infrastruktur sendiri, dipastikan selesai pada awal tahun 2018.
 
"Bandara Kertajati adalah salah satu proyek nasional, yang kita harapkan sudah jadi paling lambat pertengahan 2018," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ketika melakukan kunjungan ke BIJB Kertajati bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Jumat (25/2/2017).
 
PT Bandara Internasional Jawa Barat sebagai shareholder pelaksana proyek BIJB Kertajati pun, saat ini tengah melakukan berbagai upaya percepatan pembangunan.
 
Menhub meminta seluruh pihak terkait proyek BIJB Kertajati untuk tetap menjalankan prinsip bandara internasional, yang memenuhi standar service, security dan safety. "Kita pastikan pertengahan 2018 selesai, kita juga pastikan level of service security safety bisa terjaga baik," tegas Menhub.
 
Meski beroperasi di pertengahan tahun 2018, Budi optimis dapat mengadakan sotf opening pada awal tahun. "Soft opening bisa Januari atau Februari bisa," katanya.
 
BIJB Kertajati akan dibangun dengan luas terminal mencapai 121.100 meter persegi (m2). Namun tahap awal pengoperasiannya, akan dibangun seluas 96.000 m2 terlebih dahulu, yang bisa menampung 5 juta sampai dengan 11 juta penumpang per tahun.
 
Lebih jauh menhub menyatakan, mayoritas jemaah yang menjalankan yang umrah dari Bandara Soekarno Hatta kebanyakan warga Jabar. Untuk itu ia memastikan pesawat 347 nantinya bisa mendarat di BIJB. 
 
"Bandara Internasional ini nantinya bisa digunakan untuk warga Jabar, yang hendak umrah agar tidak jauh-jauh lagi ke Bandara Soetta," katanya. Diharapkan, dengan adanya bandara internasional itu, bisa menjadi solusi perekonomian warga Jabar.
 
Harus dioptimalkan dengan kegiatan pemasaran, industri dan jalan tol, sehingga nantinya bisa berfungsi dengan baik. "Kami inginkan pelayanan, keamanan dan kenyamanan di BIJB Kertajati menjadi hal yang utama," tegas menhub. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,