Siti Aisyah Jalani Sidang Hadapi Ancaman Hukuman Mati

Siti Aisyah Jalani Sidang Hadapi Ancaman Hukuman Mati

Siti Aisyah didampingi staf KBRI dan pengacaranya berjalan menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Sepang Malaysia, Rabu 1 Maret 2017. (foto - The Star)

Sepang - Siti Aisyah didampingi tim perlindungan warga negara Indonesia dari KBRI Kuala Lumpur bersama pengacara dari Gooi dan Azzura, menuju sidang perdananya di Pengadilan Negeri Sepang Malaysia, Rabu (1/3/2017).
 
"Pada persidangan, tim pengacara telah mengajukan gag order kepada hakim, yang intinya memohon agar penyidik tidak menyampaikan hasil penyidikan kepada publik," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulisnya.
 
Iqbal menjelaskan, permohonan itu diajukan agar tidak mengganggu proses hukum yang sedang berlangsung kepada Siti Aisyah. Permohonan itu pun telah diterima oleh hakim. Dalam pembacaan tuntutan, penuntut umum mendakwa SA dengan dengan pasal delik pembunuhan (302) dengan persekongkolan (34) Kitab UU Hukum Pidana. 
 
Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada 13 April mendatang di pengadilan yang sama. "Pemerintah Indonesia meminta semua pihak untuk memegang asas praduga tak bersalah, hingga dibuktikan di pengadilan dalam kasus SA ini," kata Iqbal.
 
Dengan dimulainya persidangan, Siti Aisyah telah dipindahkan dari rumah tahanan di Cyberjaya Kuala Lumpur, ke penjara khusus wanita Kajang di Selangor. Tim perlindungan WNI KBRI dan tim pengacara juga akan terus memberikan pendampingan hukum kepada Siti Aisyah. 
 
Warga Serang Banten yang diduga terlibat pembunuhan kakak tiri Presiden Korea Utara, Kim Jong-nam didakwa pembunuhan dengan ancaman hukuman mati. Di bawah pengawalan ketat Polisi Diraja Malaysia, Siti Aisyah dan Doan Ti Huang, warga Vietnam yang diduga terlibat pembunuhan itu pun menghadapi persidangan di pengadilan.
 
Dalam dakwaan yang dibacakan terpisah, Siti Aisyah dan Doan Ti Huang sama-sama dikenakan dakwaan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam pada Senin 13 Februari lalu. Usai dibacakan dakwaan, kedua perempuan itu tidak mengajukan permohonan apapun.
 
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri menegaskan tengah menyiapkan upaya pembelaan atas dakwaan pembunuhan kepada Siti Aisyah. "Tim pengacara kita akan mulai memproses persiapan pembelaan buat Siti Aisyah. Timnya akan mulai bertemu Siti Aisyah, mungkin hari Senin," kata Jubir Kemenlu, Armanatha. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,