Raja Salman ke Bali, Sejumlah Penerbangan Bakal Ditunda

Raja Salman ke Bali, Sejumlah Penerbangan Bakal Ditunda

Pesawat Saudi Arabian (SV) yang mengangkut kargo milik Kerajaan telah telah lebih dulu tiba di Bandara Ngurah Rai Bali. (foto - ist)

Denpasar - Sejumlah penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali akan mengalami keterlambatan, terkait kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud, Sabtu 4 Februari 2017. Keterlambatan berlangsung mulai dari pukul 19.15 Wita hingga pukul 20.00 Wita.

Demikian diinformasikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara lewat akun Twitter @djpu151, Jumat (3/3/2017). "Tanggal 4 Maret 2017 antara pukul 19.15 Wita sampai pukul 20.00 Wita, semua penerbangan dari dan ke Bali ditunda, dikarenakan adanya pergerakan pesawat VIP".

Keterlambatan tersebut terjadi karena kedatangan rombongan Raja Salman dari Jakarta ke Pulau Bali. Namun demikian, sejauh ini belum diketahui jadwal pasti Raja Salman tiba di Pulau Dewata tersebut. 

Seperti diketahui, Raja Salman akan berlibur di Bali mulai 4 hingga 9 Maret 2017. Rencananya, Raja akan menginap di Hotel St Regis, Nusa Dua Bali. Jelang kedatangan Raja Salman, pengamanan di kawasan Nusa Dua Bali pun diperketat.

Raja Salman memulai lawatannya di Indonesia pada Rabu 1 Maret 2017. Kunjungan kenegaraan Raja Salman diawali dengan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor. Besoknya, Raja melakukan kunjungan ke gedung DPR, Masjid Istiqlal dan bertemu sejumlahtokoh Islam di Istana Merdeka.

Sementara itu, untuk menyambut kedatangan Raja Salman Pemerintah Provinsi Bali berencana menyiapkan tarian Pendet sebagai tari penyambutan. Menurut Budayawan Bali, Made Bandem tarian Pendet akan digelar di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, begitu Raja Salman dan rombongan tiba.

"Tadi sudah dibahas dengan Gubernur (Made Mangku Pastika), beliau ingin menyiapkan Tari Pendet sebagai tari penyambutan kedatangan Raja Salman," kata Bandem. Saat ini, rencana itu tengah diusulkan kepada Sekretariat Negara (Setneg) dan pihak Kerajaan Arab Saudi.

"Kalau dari Setneg belum ada permintaan. Itu baru rencana yang tengah diusulkan kepada Setneg dan Kerajaan Arab Saudi," katanya. Jika disetujui, tari penyambutan ini akan melibatkan 100 anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk mementaskannya.

"Arahan Pak Gubernur maunya anak-anak. Nanti akan dilibatkan 100 orang anak-anak sebagai penari. Teknisnya nanti disiapkan oleh Dinas Kebudayaan (Provinsi Bali)," kata Bandem. Tarian Pendet sebagai tari penyambutan biasa dipentaskan untuk menyambut tamu-tamu agung negara. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,