Duta Besar Korut Diusir dari Malaysia Diberi Waktu 48 Jam

Duta Besar Korut Diusir dari Malaysia Diberi Waktu 48 Jam

Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Malaysia Kang Chol. (foto - EPA)

Kuala Lumpur - Kementerian Luar Negeri Malaysia telah mengambil tindakan "mengusir" Duta Besar Korea Utara untuk Malaysia, Kang Chol dari negeri jiran. Chol dinyatakan sebagai persona non grata di Malaysia, dan diminta untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam sejak Kementerian Luar Negeri melayangkan surat kepada Chol.
 
Persona non grata secara harfiah berarti "orang tidak dihargai". Seseorang yang dinyatakan demikian oleh negara penerima, dilarang untuk memasuki atau tetap tinggal di dalam negeri itu. Hal ini juga sering digunakan untuk mengekspresikan ketidaksenangan pada perilaku atau kebijakan dari negara pengirim.
 
Dilansir The Times, Minggu (5/3/2017) hal itu sebagai bentuk paling serius dari ketidaksetujuan, negara dapat berlaku demikian untuk diplomat asing. Dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri Malaysia, Menteri Luar Negeri Datuk Seri Anifah Aman memanggil Chol ke kementerian, untuk urusan diplomatik pukul 06.00 waktu setempat, Sabtu 4 Maret 2017.
 
Namun, Chol tidak mengindahkan panggilan menteri Luar Negeri Malaysia, sehingga Menlu pun menerbitkan surat pernyataan persona non grata terhadap Chol. Dengan demikian, Chol diminta untuk meninggalkan Malaysia, terhitung sejak panggilannya ke Kementerian Luar Malaysia.
 
Ketegangan hubungan antara Korea Utara dan Malaysia berlangusng, sejak tewasnya saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-nam. Malaysia lalu melakukan penyelidikan, karena sesuai prosedur negeri jiran itu, saudara tiri Kim Jong-un tewas di sana.
 
Pemerintah Malaysia menyimpulkan, Jong-nam tewas akibat zat racun VX yang mematikan. Racun itu diusapkan pada wajahnya, ketika berada di ruang keberangkatan Bandara Kuala Lumpur, sebelum ia mengambil penerbangan ke Makau Cina dengan menggunakan AirAsia.
 
Namun, sejak awal, pemerintah Korut menolak untuk dilakukannya penyelidikan terhadap Jong-nam. Mereka meminta jenazah Jong-nam dipulangkan ke Korut. Bahkan, melalui Chol pemerintah Korut menuduh Malaysia berada di balik kematian Jong-nam. Malaysia pun menuntut pemerintah Korut untuk meminta maaf atas tuduhan itu.
 
"Hampir empat hari telah berlalu sejak batas waktu berakhir. Tidak ada permintaan maaf dibuat, tidak pernah ada indikasi bahwa salah satu akan datang. Untuk alasan itu, duta besar telah dinyatakan persona non grata," tulis Menlu Malaysia dalam surat resminya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,