Soal Tangani Sampah, Jakarta Contoh Bandung

Soal Tangani Sampah, Jakarta Contoh Bandung

Soal Tangani Sampah, Jakarta Contoh Bandung

Jakarta  - Program gerakan pungut sampah yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat ternyata dicontoh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam rangka mewujudkan Ibukota yang bersih.
 
"Kita mencontek Bandung untuk program gerakan pungut sampah. Nanti dimulai seminggu sekali," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Saptastri Ediningtyas, seusai mengadakan rapat di Balaikota, Jumat (14/11/2014).
 

Menurutnya, gerakan pungut sampah (GPS) tersebut untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Tahap pertama, GPS akan dilaksanakan oleh pegawai negeri sipil yang jumlahnya mencapai 70 ribu orang.

Gerakan itu akan dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 06.30 hingga pukul 07.00 WIB, melibatkan PNS dan seluruh lapisan masyarakat. "Nanti Gubernur akan membuat intstruksi untuk diedarkan ke setiap satuan kerja dan program ini akan diluncurkan 22 November," tambahnya.

Saptastri mengatakan, berdasarkan penerapan program itu di Kota Bandung, hasilnya mendapat sambutan baik sehingga pola serupa diharapkan juga berhasil di Ibu Kota. Pemprov DKI akan menambah 1.300 ton sampah baru untuk menyukseskan program tersebut, dan siap melibatkan perusahaan untuk menyerahkan sarana prasarana penanggulangan sampah dalam bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. 

Gerakan ini, tambahnya akan melibatkan komunitas "bersih nyok" yang sudah menggelar beberapa program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menjaga kebersihan. 
 
Pendiri Komunitas "Bersih Nyok" Amara Mila mengatakan, program yang diluncurkan pada 22 November 2014 itu akan dirangkaikan dengan pameran infrastruktur kebersihan antara lain tong sampah dan tempat pembuangan sampah sementara. "Ada pameran peralatan sederhana untuk mengatasi minimnya tong sampah jadi masyarakat bisa membuat alat itu," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,