Genangan Capai 1 Meter Jalan Banjaran - Soreang Terputus

Genangan Capai 1 Meter Jalan Banjaran - Soreang Terputus

Jalur jalan Banjaran - Soreang terputus akibat jalan tergenang banjir gingga sekitar satu meter, Selasa 7 Maret 2017 malam. (foto - @asepkeys)

Bandung - Jalan Raya yang menghubungkan Banjaran menuju Soreang terputus, akibat banjir lebih dari satu meter merendam badan jalan. Banjir tepatnya di Kampung/Desa Kamasan Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, Selasa (7/3/2017) malam.

Berdasarkan informasi, tingginya genangan banjir tersebut akibat Sungai Cisangkuy meluap ke jalan, sehingga jalur tersebut praktis tidak dapat dilalui kendaraan. Akses kendaraan yang melintasi jalur Jalan Banjaran-Soreang, tepatnya di Kamasan tidak bisa dilalui sejak pukul 16.30 WIB. 

Diperkirakan, genangan air terus meluap sampai pukul 19.00 WIB. "Jika ketinggian air mulai surut, diperkirakan genangan akan kembali surut sekitar pukul 21.00 WIB, sehingga lalu lintas kendaraan bisa kembali normal," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Tata Irawan Sobandi.

Menurutnya, untuk menanggulangi banjir rutin di Kamasan tersebut, pihaknya mengerahkan sejumlah personel BPBD dan para relawan guna membantu dan mengevakuasi warga sekitar. "Kita sudah menurunkan anggota BPBD dan para relawan. Selain itu, kita sudah menurunkan dua unit perahu milik BPBD dan dua unit perahu milik relawan," katanya.

Tata menyatakan, empat unit perahu digunakan untuk mengevakuasi warga yang hendak menyeberang genangan banjir, karena jalur jalan itu tidak bisa dilintasi kendaraan. "Sejauh ini tidak sampai ada warga yang dievakuasi. Kalaupun banyak rumah warga yang terendam banjir, mereka menyelamatkan diri ke tempat yang aman untuk sementara waktu. Sebab genangan banjir diperkirakan bakal surut sekitar 3 jam ke depan," katanya.

Sementara rumah yang tergenangan banjir di kawasan itu mencapai sekitar 100 rumah. Penyebab banjir itu dipicu turun hujan deras sejak Selasa siang di kawasan Pangalengan dan Cimaung. "Kawasan itu merupakan hulu Sungai Cisangkuy, yang aliran airnya melintasi Kampung Kamasan. Sungai itu sudah tidak mampu menampung air, sehingga meluap dan menggenangi ruas jalan dan rumah warga," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,