Danau Retensi Segera Dibangun di Sarimas Awal Mei 2017

Danau Retensi Segera Dibangun di Sarimas Awal Mei 2017

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) segera membangun danau retensi di Kelurahan Sarimas awal Mei tahun ini. (foto - ist)

Bandung - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) segera membangun danau retensi di Kelurahan Sarimas. "Kolam retensi di Sarimas itu untuk menahan banjir yang masuk ke aliran Sungai Cikiley. Banjir itu karena permukaan aliran Sungai Cikiley cukup tinggi," kata Staf Bidang Perencanaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Yudi Gumelar di Balaikota Bandung, Selasa (7/3/2017).

Ia menyatakan, kolam retensi akan menjadi solusi agar air yang bermuara di Sarimas bisa ditahan, untuk kemudian dialirkan kembali ke sungai yang terhubung. Kapasitas kolam ini didesain bervolume 6.000 meter kubik, dan akan dibangun dalam jangka 5 bulan.

Yudi menjelakan, untuk sumber pembiayaan pembangunan danau retensi tersebut sepenuhnya akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017. Anggaran yang dikeluarkan untuk proyek ini sebesar Rp 10 miliar. "Proyek ini rencananya akan dimulai pada awal Mei tahun ini juga," katanya.

Untuk mengatasi banjir di wilayah Sarimas lanjut Yudi, pihaknya mengandalkan peralatan pompa portable sebelum danau retensi itu dibangun. Jika terjadi banjir, Unit Reaksi Cepat (URC) Katak akan langsung bertindak untuk mengamankan wilayah, dengan pompa berkapasitas 0,5 meter kubik per detik.

Secara keseluruhan, saat ini terdapat 160 orang yang tergabung di URC Kota Bandung. Mereka akan bertugas selama 24 jam, dan bersiaga jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau peristiwa lainnya. Misalnya, tanah longsor maupun kirmir yang rusak. Selain di Sarimas, danau retensi juga nantinya akan dibangun di empat wilayah, seperti Sirnaraga, Bima, Babakan Jeruk dan Gedebage. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,