Warga & Siswa Korban Mogok Angkot Naik Mobil Darurat

Warga & Siswa Korban Mogok Angkot Naik Mobil Darurat

Sejumlah warga dan anak-anak sekolah di kawasan SMPN 25 dijemput mobil kolbak dibantu oleh aparat kelurahan setempat. (foto - @ari_aryani)

Bandung - Sedikitnya130 kendaraan darurat disiapkan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung, untuk mengangkut warga beraktivitas atau berpergian di dalam kota, termasuk anak-anak sekolah.

Polisi melakukan hal itu akibat para sopir angkutan kota (angkot) mogok beroperasi,dan berdemonstrasi, di halaman kantor Gubernur Jawa Barat di Kota Bandung, Kamis (9/3/2017).

Kendaraan darurat yang disiagakan, meliputi mobil atau bus operasional Pemerintah Kota Bandung, bus Damri serta kendaraan operasional TNI dan Polri. Kendaraan-kendaraan itu berkeliling Kota Bandung untuk melayani warga.

Polrestabes juga di titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban, seperti terminal dan kantor angkutan berbasis aplikasi online"Dari keberangkatan sampai kepulangan massa kita kawal. Petugas juga kita kerahkan di kendaraan dan tempat-rawan terjadi gesekan," kata Kepala Polrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo.

Sementara itu, aksi mogok dan demonstrasi para sopir angkot itu berubah menjadi penganiayaan terhadap seseorang yang sempat disangka pengemudi Uber Taxi, angkutan berbasis aplikasi online.

Peristiwa itu terjadi di Jalan BKR, Kota Bandung. Korban yang mengendarai mobil Toyota Avanza diadang massa yang mengendarai angkot. Mereka memecahkan kaca depan dan belakang mobil korban. Pengemudi dan lima orang dalam mobil itu tak terluka tetapi mereka syok.

Si pengemudi yang menjadi korban diketahui bernama Egi Mochammad. Ia seorang karyawan sebuah perusahaan yang berkantor di dekat lokasi penganiayaan. Sejauh ini, polisi sudah menangkap seorang pelaku penganiayaan dan perusakan itu, berinsial UP. Ia ditahan dan diperiksa di Markas Polrestabes Bandung. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,