Arus Lalin Tersendat Sejumlah Jalan di Bandung Terendam

Arus Lalin Tersendat Sejumlah Jalan di Bandung Terendam

Jalan Jenderal Sudirman juga tak luput dari genangan banjir meski masih bisa dilalui kendaraan. (foto - @rachmat_bon279)

Bandung - Hingga malam hari banjir yang merendam Jalan Astanaanyar dan sebagian Jalan Pasirkoja Bandung, masih belum juga surut, Kamis (9/3/2017). Selain genangan air tinggi arusnya pun cukup deras. Akibatnya banyak kendaraan roda empat dan sepeda motor tak bisa lewat.
 
Para pengguna jalan akhirnya lebih memilih untuk menunggu surutnya genangan. Hanya mobil yang tinggi bisa melintas, sedangkan sepeda motor yang memaksa akhirnya mogok juga. Genangan air masuk ke badan jalan karena sungai sudah tak mampu menampung air.
 
Akibatnya antrean kendaraan di ruas jalan Pasirkoja tampak cukup panjang. "Air sungai meluap, justru setelah hujan selesai. Ini kayaknya banjir kiriman karena hujan di sini nggak besar dan sebentar," kata sejumlah warga Pasirkoja. 
 
Sementara air di Jalan Astanaangar dari arah Pagarsih mengalir sangat deras, sehingga jalan pun berubah seperti sungai. Padahal setelah magrib hujan sudah reda tapi air masih tinggi.
 
Sementara itu, hujan deras yang melanda wilayah Kota Bandung sejak Kamis sore menyebabkan Jalan Pasteur atau Jalan Dr. Djunjunan pun kembali terendam banjir. Air menggenang hingga antara 30 sentimeter hingga satu meter.
 
Akibat banjir tersebut, kendaraan praktis tidak bisa melintas dan kemacetan terjadi hingga satu kilometer. Baik dari arah Jembatan Pasupati maupun dari arah Tol Pasteur menuju dalam Kota Bandung. Banjir pun basih tergenang hingga malam ini.
 
Banjir mulai surut setelah tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung melakukan penyedotan, dan membersihkan gorong-gorong di sepanjang Jalan Pasteur. 
 
Banjir di kawasan Pasteur tersebut kerap terjadi akibat buruknya drainase dan meluapnya Sungai Citepus. Hujan pun masih mengguyur hingga malam di sebagian wilayah di Kota Bandung.(Jr.)**
 
.

Categories:Bandung,
Tags:,