Miris, Sekolah Berlantai Tanah Potret Dunia Pendidikan Jatim

Miris, Sekolah Berlantai Tanah Potret Dunia Pendidikan Jatim

Salah satu sekolah di Jawa Timur yang kondisinya cukup memprihatinkan. (foto - ist)

Ponorogo - Sekolah Madrasah Stanawiyah atau Mts. Maarif Sunan Ampel yang berada di Desa Dayakan Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, kondisinya sangat memprihatinkan. Sekolah setingkat SMP tersebut berlantai tanah dan dindingnya terbuat dari anyaman bambu.
 
Lebih parah lagi, tempat sekolah tersebut adalah rumah milik warga yang dijadikan tempat belajar mengajar bagi anak-anak, yang tinggal di area pegunungan bagian barat Ponorogo. Jumlah siswanya lebih dari 58 anak yang terbagi menjadi dua kelas, yakni kelas 7 dan kelas 8.
 
Menurut salah seorang guru Mts Marif Sunan Ampel, Wisnu Subroto, sejak dua tahun terakhir dibuka di desa ini, minat warga setempat untuk belajar cukup baik. Sebab, sebelumnya anak desa setempat hanya menempuh pendidikan setingkat sekolah dasar, dan enggan meneruskan ke SMP.
 
"Dengan kondisi seperti ini, para siswa sebenarnya tetap berusaha untuk bisa belajar senyaman mungkin, asal bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP," kata Wisnu, seperti dilansir JPNN, Minggu (12/3/2017).
 
Pihak sekolah juga berharap, ada yang peduli terhadap pendidikan di perbatasan Ponorogo-Pacitan ini. Sebab hampir seluruhnya anak didiknya merupakan warga kurang mampu. 
 
Sementara itu, Linda Ernawati salah seorang pelajar berharap Pemerintah Ponorogo memberi bantuan berupa gedung sekolah dan fasiltas lainnya. "Seperti alat praktik siswa, agar kami bisa mempraktikkan teori mata pelajaran yang diberikan guru," harapnya. (Jr.)** 
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,