Tiga Menteri Hadiri Silaturahmi Gubernur Jabar

Tiga Menteri Hadiri Silaturahmi Gubernur Jabar

Tiga Menteri Hadiri Silaturahmi Gubernur Jabar

Jakarta – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersilaturahmi dengan para pimpinan daerah dan tokoh Jawa Barat yang berada di DKI Jakarta. Pertemuan yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jl. Jenderal Sudirman Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2014).

Pertemuan dihadiri 3 menteri dari Kabinet Kerja Jokowi-JK, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Agraria & Perencanaan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, serta Menteri PAN & Reformasi Birokrasi Yudi Chrisnandi.
 
Dalam silaturahmi yang bertajuk "Rampak Sauyunan Ngawangun Jawa Barat” Aher mengatakan perlunya memperhatikan daerah asal untuk proporsionalitas, karena hal itu hingga akhir hayat tidak akan pernah berubah. "Wajar dalam posisi proporsional kita memperhatikan tempat di mana kita berasal,” katanya.
 
Gubernur pun menuturkan harapannya kepada para tokoh asal Jabar, yang saat ini duduk di pemerintahan dan legislatif pusat, agar senantiasa memperhatikan Sunda dan Jabar. Utamanya untuk membangun bersama Jabar baik pembangunan fisik atau nonfisik demi kesejahteraan seluruh masyarakat Jabar.

Untuk itu, Gubernur pun berkelakar pihaknya tidak akan lagi memilih dan mendukung orang Jabar yang telah duduk di pemerintahan atau legislatif pusat, apabila tidak memberikan perhatian dan perannya dalam membanguan Jawa Barat.
 
Gubernur menyampaikan berbagai kemajuan yang telah dicapai Jabar hingga saat ini. Misalnya angka pasrtisipasi masyarakat Jabar dalam mengenyam pendidikan yang terus meningkat, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang dan maju.

Misalnya, pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka yang saat ini sudah memasuki tahap pembangunan runway. Dengan demikian, tahun 2015 BIJB Kertajati sudah mencapai pembangunan terminal, sehingga 2017 sudah mulai dapat dioperasikan.
 
Sementara Susi Pudjiastuti memberikan apresiasinya terhadap pembangunan infrastruktur Jabar yang lebih baik. Namun, Susi pun tetap memberikan sarannya kepada Pemda Jabar agar terus memperhatikan pembangunan sarana fisik dan nonfisik, khususnya di bidang perikanan agar lebih baik lagi ke depannya.
 
Susi memuji kepada para petani dan nelayan Jabar yang diakuinya paling pintar di Indonesia. Jawa Barat sebetulnya kalau dibilang petaninya paling pintar, nelayannya juga paling pintar. Jadi Jateng, Jatim nelayan lobsternya dididik oleh nelayan kita (Jabar) yang kita bawa beberapa tahun lalu. 

"Termasuk Pulau Simelu, di sana ada pengepulan lobster dengan 200 nelayan yang bisa mendapatkan 16 hingga 30 miliar per tahun sejak tahun 2005," jelas  Susi.
 
Susi pun menambahkan, perlunya Jabar melaksanakan tata kelola lingkungan laut dan hutan yang lebih sustainable. Ia berharap agar Gubernur dan Bupati di seluruh Jabar segera membuat Perda, tentang perlindungan mangrove yang tidak boleh ditebang lagi. Juga Perda tentang pelarangan penjualan lobster atau kepiting yang bertelur. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:jabar,