Pesawat Tempur F-16 Milik TNI AU Tergelincir di Pekanbaru

Pesawat Tempur F-16 Milik TNI AU Tergelincir di Pekanbaru

Pesawat tempur F-16 TNI AU tergelincir bandara internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau, Selasa 14 Maret 2017 pukul 17.30 WIB. (foto - ist)

Pekanbaru - Pesawat tempur F-16 milik TNI AU Lanur Roesmin Nurjadin tergelincir di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru Riau, Selasa (14/3/2017) sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, sejauh ini belum diketahui penyebab pesawat itu mengalami kecelakaan.

Hal itu dibenarkan Danlanud Roesmin Nurjadin Masrma TNI Hendri Alfiandi. "Benar ada kejadian tersebut. Namun saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut," katanya. Saat ini belum punya informasi lengkap.

Dilaporkan, sedikitnya lima unit mobil pemadaman kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Insiden itu berdampak pada penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, sehingga ada sejumlah penerbangan yang dialihkan ke bandara lain.

Atas kejadian itu, bandara internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sempat ditutup, untuk evakuasi pesawat tempur TNI AU yang tergelincir. Kepala bagian Humas Kemenhub, JA Barata menyatakan, notam penutupan bandara juga telah dikeluarkan untuk mengevakuasi pesawat milik prajurit matra udara itu.

"Notam nomor B1848/17, runway Bandara Sultan Syarif Kasim II ditutup,” kata Barata kepada wartawan, Selasa (14/3/2017). Penutupan dilakukan sejak pukul 17.41 WIB hingga pukul 18.41 WIB, karena runaway terhalang pesawat. "Ditutup karena terhalang pesawat," katan” katanya.

Seperti diketahui, pesawat tempur TNI milik Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau dikabarkan tergelincir. Sejauh ini, belum diketahui apa penyebab pasti pesawat tergelincir tersebut. Pesawat yang belum diketahui jenisnya itu tergelincir di area Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sore tadi. 

Pesawat tempur milik TNI AU tergelincir di Pekanbaru Riau. Aktivitas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II yang berada satu landasan dengan TNI AU pun sempat terganggu.

Airport Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Bambang Setiawan menjelaskan akibat tergelincirnya pesawat TNI AU, dua  penerbangan terpaksa dialihkan pendaratannya, karena upaya evakuasi pesawat. "Ada dua penerbangan yang terganggu, yakni Garuda dengan nomor penerbangan GA 178 dan Lion JT 295 RTB," katanya.

Pesawat Garuda terbang dari Jakarta terpaksa dialihkan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Sementara Lion dari Jakarta kembali lagi. "Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, ada yang dialihkan ada yang return to base," tegas Bambang. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,