Hantu, Keluarga Presiden Brasil Enggan Tinggal di Istana

Hantu, Keluarga Presiden Brasil Enggan Tinggal di Istana

Presiden Brasil Michel Temer dan keluarga enggan tinggal di Istana Alvorada atau Palacio da Alvorada yang terletak di ibukota Brasilia. (foto - Wikiwand)

Brasilia - Menjabat sebagai presiden, Michel Temer dan keluarga berhak menempati Istana Alvorada atau Palacio da Alvorada, yang terletak di ibukota Brasilia. Meski ada 160 karyawan yang bertugas, termasuk penjaga yang siap siaga 24 jam, nyatanya Presiden Brasil tak tahan tinggal di sana.
 
Apa pasal? Istana itu sungguh megah dan mewah, dengan kolam pantul (reflecting pool), bioskop pribadi, ruang makan besar, lapangan bola, klinik kesehatan mumpuni lengkap dengan dokter ternama, bahkan dinding berhias mural dari emas. Alvorada (fajar) memiliki desain modern. 
 
Istana yang dirancang oleh arsitek Brasil, Oscar Niemeyer itu mulai dibangun pada 1957 dan telah beberapa kali mengalami renovasi. namun, Sang Presiden pun memindahkan keluarganya, istri mudanya sekaligus mantan ratu kecantikan, Marcela (33) dan putranya Michelzinho (7) ke kediaman wakil presiden yang lebih kecil.
 
Alasan yang dikemukakan pemimpin 76 tahun itu cukup mengejutkan para politisi Negeri Samba. Sebab, Temer mengaku perasaannya tak nyaman selama tinggal di sana. Ia bahkan mengaku dihantui. Temer dan istrinya menganggap, bangunan yang bagian depannya didominasi kaca itu menyeramkan.
 
"Saya merasakan hal yang aneh di sana. Bahkan, aku tak bisa tidur nyenyak sejak malam pertama. Energinya sungguh jelek," kata Temer, seperti dimuat media Brasil, Veja dan dikutip dari Al Arabiya. "Marcela pun merasakan hal yang sama. Hanya Michelzinho (putra mereka) yang selalu berlari ke sana ke mari yang menyukainya".
 
Berdasarkan laporan surat kabar Gobo, sang ibu negara Marcela Temer bahkan sempat memanggil pemuka agama untuk mengusir hantu yang konon gentayangan. Namun, kabarnya hasilnya tak sesuai dengan yang diinginkan. Keluarga Temer kemudian pindah ke Istana Jaburu, yang sama mewahnya meski lebih kecil.
 
Pasangan itu sudah terbiasa tinggal di sana. Itu adalah tempat tinggal mereka saat Temer menjadi wakil presiden, sebelum pemimpin sebelumnya Dilma Rousseff dilengserkan. Pasca-pemakzulan, otomatis Temer mengambil alih jabatan presiden, sekaligus Istana Alvorada. Karena belum ada yang mengisi jabatan wapres yang lowong, ia bisa memilih tempat tinggal.
 
Keputusan pindah terjadi di tengah momentum krisis politik di Brasil, ketika banyak sekutu dekat Temer menghadapi tuduhan korupsi. Presiden Brasi Michel Temer juga sedang menghadapi kasusnya di pengadilan pemilu. Ia dituduh mendapatkan manfaat dari sumbangan ilegal saat mantan pengacara menjadi pasangan Rousseff dalam Pilpres 2014. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,