Sudah 115 Orang Tewas akibat Longsor Sampah di Ethiopia

Sudah 115 Orang Tewas akibat Longsor Sampah di Ethiopia

Tim SAR Ethiopia terus melakukan pencarian korban longsoran sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Koshe. (foto - Yahoo)

Addis Ababa - Pencarian korban longsoran sampah  di tempat pembuangan akhir (TPA) Koshe, terus dilakukan Tim SAR Ethiopia. Jumlah korban tewas hingga Rabu 15 Maret 2017 sudah mencapai 115 orang.
 
Pemerintah Ethiopia sendiri telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional, untuk mengenang para korban tewas. Jumlah korban terus bertambah, tim SAR dibantu warga sekitar terus mencari jenazah korban atau mereka yang dinyatakan hilang.
 
"Jumlah korban hilang masih cukup tinggi. Kami memperkirakan masih banyak jenazah yang harus ditemukan hari ini dan beberapa hari ke depan," kata seorang anggota tim SAR.
 
Seperti dilansir Reuters, dari 115 orang korban tewas, 75 di antaranya diketahui berjenis kelamin perempuan. Penduduk di sekitar TPA Koshe menyatakan, sedikitnya 80 orang masih belum diketahui keberadaannya. 
 
Sementara itu, puluhan korban sejauh ini sudah dimakamkan di dekat Gereja Abune Aregawi sejak Selasa 14 Maret. TPA Koshe merupakan tempat pembuangan akhir satu-satunya di Ibukota Addis Ababa. 
 
Lokasi itu sudah berusia lebih dari 50 tahun. Ratusan orang tinggal di sekitar TPA Koshe untuk mencari sisa-sisa makanan atau barang yang masih bisa dijual. Longsoran gunung sampah itu menghancurkan puluhan unit rumah. 
 
Sedikitnya terdapat 150 orang berada di dekat lokasi ketika longsor terjadi. Para korban longsoran rata-rata sebagai pemulung. Sedangkan sisanya sengaja mengontrak di bangunan semipermanen di TPA Koshe.
 
Walikota Addis Ababa, Diriba Kuma berjanji akan meluncurkan program relokasi baru untuk mencegah insiden serupa terulang. "Dalam jangka panjang, kami akan melakukan program permukiman untuk merelokasi warga yang tinggal di sekitar TPA," sebut Diriba Kuma. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,