Perempuan Malaysia yang Diculik 4 WNI Itu Istri Pengusaha

Perempuan Malaysia yang Diculik 4 WNI Itu Istri Pengusaha

Empat pelaku penculikan istri pengusaha kaya Malaysia bernama Ling Ling berhasil ditangkap. (foto - ist)

Jakarta - Perempuan asal Malaysia bernama Ling Ling yang diculik oleh empat warga negara Indonesia (WNI) di Batam, adalah istri pengusaha kaya. Penculik mengancam agar suamninya menebus Ling Ling senilai 5 juta dolar Singapura, atau sekitar Rp 50 miliar.
 
"Ling Ling adalah figur istri dari pengusaha di sana. Jadi termasuk pengusaha besar di Johor," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Senin (20/3/2017).
 
Sebelumnya, Ling Ling dilaporkan diculik sejak 21 Februari 2017 dari kediamannya. Perempuan itu pun dibawa menggunakan sepped boat, menuju kawasan terpencil di daerah Tamiyang Batam Kepulauan Riau.
 
Kepolisian Diraja Malaysia pun berkoordinasi dengan kepolisian Indonesia untuk menelusuri para pelaku. Beruntung, Ling Ling akhirnya bisa diselamatkan dalam kondisi hidup, Minggu 19 Maret 2017. "Kami lakukan penyelidikan baru satu minggu, kami butuh sekitar lima hari untuk menemukan mereka di daerah terpencil di wilayah Batam," katanya.

Sejauh ini, kepolisian masih melakukan pencarian terhadap seorang warga negara Malaysia bernama Wakyan, yang diduga menjadi pelaku utama. "Pokoknya siapa cepat, dia dapat. Kalau (Wakyan) masih berada di Malaysia tentu mereka lebih cepat, dan kalau di wilayah kita harus diupayakan," tegas Boy.

Seperti diketahui, Ling Ling asal Malaysia yang menjadi korban penculikan oleh empat WNI yang dibawa ke Batam Kepulauan Riau. "Mereka membawa korban menggunakan transportasi laut, melalui pelabuhan tikus," kata Boy.

Menurutnya, selama ini Selat Malaka yang membawa Ling Ling memang kerap disalahgunakan sebagai jalur penyeludupan barang-barang haram, seperti narkotika ke Indonesia."Karena letak geografisnya yang tidak berjauhan antara Johor dan perbatasan daerah kita Batam, maka satu jam bisa sampai," katanya.

Namun, Boy tidak bisa menjelaskan lebih detail bagaimana proses penyelundupan dari negara Malaysia ke Pulau Batam. Hal itu masih dalam proses pendalaman aparat penegak hukum. Korban Ling Ling pun sempat dikurung orang empat tersangka di daerah terpencil, yaitu Tamiyang, Mubiaji, Batam Kepulauan Riau.

Akhirnya Ling Ling pun berhasil dibebaskan tim satuan Badan Reserse Kriminal Polri, dibantu Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Sedikitnya polisi menangkap enam orang, berinisial P, S, A, B, D dan H. Namun  hanya empat yang ditetapkan menjadi tersangka. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,