Manajemen JKT48 Bantah Kematian Jiro Inao Tak Wajar

Manajemen JKT48 Bantah Kematian Jiro Inao Tak Wajar

Member JKT48 melayat Jiro Inao di rumah duka. (foto - ist)

Tangerang - Manajer Grup JKT48, Jiro Inao ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, di kediamannya di kawasan Jurangmangu Tangerang Selatan oleh asisten rumah tangganya. Salah seorang staf manajemen JKT48 menyatakan, saat ini istri Jiro, Reni masih dalam suasana duka yang mendalam.
 
"Saat ini masih berduka," katanya di kawasan Jurang Mangu, Rabu (22/3/2017). Mengenai soal penyebab meninggalnya pria 47 tahun tersebut, staf itu tak mau banyak bicara. Menurutnya, istri dari almarhum-lah yang memiliki kewenangan penuh untuk memberikan keterangan.
 
"Nanti saja istrinya yang menjelaskan (penyebab meninggalnya Jiro). Nanti saja, pasti diberikan keterangan," katanya. Namun, sejauh ini pihak manajemen dari JKT48 masih membantah jika meninggalnya Jiro karena tindakan yang tak wajar. "Meninggalnya bukan karena itu kok," katanya. 
 
Seperti diketahui, Manajer JKT48, Jiro Inao ditemukan tewas dalam posisi tergantung tali di kamar mandi rumahnya, di Perumahan River Park Kelurahan Jurangmangu Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan, Selasa petang.
 
Pria warga negara Jepang itu pertamakali diketahui meninggal dunia oleh asisten rumah tangganya, Suryati (28). Pria kelahiran tahun 1969 itu adalah sosok yang berpengaruh di JKT48. Kehadiran Inao selalu ditunggu fans, karena ia selalu membawa kabar baru tentang JKT48.
 
Kronologi dari meninggalnya Manajer JKT48 ini?
 
- Pukul 09.00 WIB, Selasa (22/3/2017) Jiro masih terlihat beraktivitas di rumahnya, di Perumahan River Park Kelurahan Jurangmangu Barat Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan.
 
- Pukul 11.00 WIB Jiro Inao memasuki kamar tidurnya.
 
- Pukul 15.00 WIB, Suyati, sang asisten rumah tangga menjemput anak korban, Zhopie (11), di sekolah.
 
- Pukul 17.00 WIB, Zhopie sempat memanggil ayahnya yang masih berada didalam kamar. Sang anak sempat mengetuk pintu juga, namun tidak ada jawaban.
 
- Sekitar pukul 17.00 WIB, Reny Damayanti, istri Jiro, pulang bekerja dan sempat memanggil suaminya berkali-kali, namun korban tidak menjawab.
Reny kemudian meminta asisten rumah tangganya untuk melihat dari jendela. Suryati melihat Jiro sudah dalam kondisi gantung diri.
 
- Pukul 18.00 WIB, Reny bergegas memanggil petugas keamanan setempat untuk mendobrak kamar Jiro. Setelah berhasil masuk, petugas berusaha memotong kain yang digunakan untuk gantung diri di atas plafon kamar mandi.
 
- Pukul 18.30 WIB, Reny bergegas membawa Jiro ke Rumah Sakit Premier Bintaro dengan mobil pribadi, namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia.
 
Mengenai sosok Jiro Inao sendiri, menurut Clement selaku GM Operational Hits Record merupakan sosok yang baik, periang, optimistis dan kerap bergaul. "Jiro sosoknya periang. Optimistis orangnya. Baik kalau ketemu dan bergaul," katanya.
 
Pihak label Hits Record yang menaungi JKT48 merasa  terkejut atas beredarnya kabar meninggalnya Jiro. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,