Masjid Bayezid Peninggalan Abad Ke-15 di Yunani Terbakar

Masjid Bayezid Peninggalan Abad Ke-15 di Yunani Terbakar

Kebakaran melanda Masjid Bayezid peninggalan abad ke-15 di Kota Didymoteicho Yunani. (foto - Facebook)

Thessaloniki - Masjid bersejarah di era Ottoman di Kota Didymoteicho Yunani hangus, akibat kobaran api yang muncul do tengah proses restorasi, Rabu waktu setempat. Otoritas setempat menyebutkan, api menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bagian di masjid peninggalan abad XV itu.
 
"Hingga saat ini kami tidak menemukan unsur kesengajaan dalam insiden tersebut," kata Nathanail Rigas, Kepala Dinas Kebakaran Wilayah Thrace, yang berbatasan dengan Turki.
 
Seperti dilaporkan AFP, Kamis (23/3/2017) Walikota Didymoteicho, Paraskevas Patsouridis menyatakan Masjid Bayezid yang dihiasi atap kayu bermotif bunga tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Api muncul pada Rabu pagi, dan sejumlah laporan menyebutkan seluruh atap bangunan itu hancur.
 
Untuk menjinakkan kobaran api, dibutuhkan lebih dari 50 petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Aparat kepolisian setempat menyebutkan, kebakaran berawal dari adanya api kecil yang diduga muncul dari proses pengelasan. Diduga api yang terjadi Rabu tersebut adalah kelanjutan dari insiden itu. Tidak ada pekerjaan yang sedang berlangsung ketika kebakaran itu terjadi. Api berkobar sekitar pukul 08.00. 
 
Diinisiasi Sultan Bayezid I, masjid tersebut kemudian diberi nama sesuai nama Sultan tersebut. Masjid itu kini menjadi monumen kebudayaan dan tak digunakan untuk salat. Hal itu mengingat bangunan itu sebagai masjid terbesar di tenggara Eropa.
 
Diketahui, bangunan itu juga dikenal dengan keunikan desain arsitektur dan kepentingan sejarah sebelumnya. Pemeluk agama Islam di Yunani, Thrace adalah kelompok minoritas yang berjumlah sekitar 100 ribu orang. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,