8 Kru Pesawat AS Dilarang Keluar dari Bandara Aceh

8 Kru Pesawat AS Dilarang Keluar dari Bandara Aceh

Delapan orang kru pesawat militer AS dilarang keluar dari Bandara Aceh karena tak mengantongi paspor. (foto - ist)

Banda Aceh - Pesawat militer Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) terpaksa mendarat darurat, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blangbintang Aceh Besar setelah terjadi kerusakan mesin, Jumat siang.

Pesawat itu membawa 20 personel militer, dan hanya 12 personel yang memiliki paspor. Personel militer yang memiliki paspor langsung diperbolehkan keluar dari bandara dan difasilitasi oleh pihak Imigrasi, setelah mendapat surat jaminan dari TNI AU.

Sedangkan selebihnya yang tidak memiliki paspor tertahan di bandara. Mereka masih berada dalam pesawat yang mengalami kerusakan mesin. "Yang punya paspor sudah kita izinkan keluar. Sedangkan sisanya masih di pesawat," kata Kepala Unit Imigrasi Bandara SIM, T Ferdian Hadi Muly, Jumat (24/3/2017).

Berdasarkan informasi, ke-12 personel militer AS yang memiliki paspor itu sudah dbawa ke salah satu hotel di Banda Aceh. Sedangkan sisanya masih dalam pesawat. Untuk memperbaiki pesawat itu, tim khusus akan didatangkan ke Aceh. 

Termasuk suku cadang yang akan didatangkan dari Amerika Serikat, karena ada beberapa komponen yang sudah tak bisa lagi dipergunakan. Namun, sejauh ini belum ada kepastian kapan suku cadang akan tiba di Aceh. Termasuk tim khusus yang datang dari AS.

"Belum jelas kapan tim khusus dari AS akan tiba di Aceh, termasuk suku cadangnya," kata Komandan Lanud SIM Kolonel Pnb Suliono. Untuk sementara, pesawat milik militer AS itu akan diparkir di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,