Sabtu Malam Gedung Sate Gelap Gulita Selama Satu Jam

Sabtu Malam Gedung Sate Gelap Gulita Selama Satu Jam

Peringati "Earth Hour Switch Off Event" di Gedung Sate Kota Bandung. (foto - Twitter)

Bandung - Gedung Sate di Jalan Diponegoro Bandung gelap gulita selama satu jam, dalam rangka peringatan "Earth Hour Switch Off Event" yang dibuka langsung oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Sabtu (25/3/2017).
 
Kampanye global yang mengajak seluruh masyarakat maupun unsur pemerintahan untuk peduli terhadap perubahan iklim, yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Antara lain salah satunya dengan cara mematikan listrik selama satu jam dalam upaya menghemat energi.
 
Menurut Heryawan, terdapat tiga point dalam tujuan pembangunan. Selain kemiskinan dan pengangguran, yaitu terdapat pembangunan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan hidup. Ia menyambut baik kampanye pemadaman listrik yang dilakukan di 13 kota/kabupaten di Jawa Barat‎. "Saya dukung kampanye ini sebagai upaya hemat energi," katanya.
 
Diawali dengan menyalakan lilin yang bertuliskan 60+ yang merupakan tanda mematikan listrik selama 60 menit yang berkelanjutan. Artinya, hal itu tidak hanya sekarang ini, namun dapat dilakukan kapan saja. "Itu artinya berkelanjutan, jadi 60 menit dan seterusnya. Sebab, hemat energi bisa dengan mematikan alat elektronik yang tidak terpakai," tegas Aher.
 
Selain di Gedung Sate, kegiatan Earth Hour di Kota Bandung juga dilangsungkan di Balaikota. Koordinator Harian Earth Hour Bandung Saepul Hamdi menyatakan, dalam rangkaian Earth Hour Kota Bandung kesadaran masyarakat akan hemat energi semakin meningkat. Tampak dari jumlah partisipasi yang meningkat dari tahun sebelumnya.
 
"Untuk kontribusi semakin meningkat, kami pun berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, WWF dan juga Kementerian ESDM," katanya. Tujuan diselenggarakannya Earth Hour, untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya penghematan energi bagi kehidupan.
 
"Ini tujuannya untuk menyadarkan khususnya bagi masyarakat Bandung, bahwa bijak dan hemat energi itu penting. Kebutuhan energi di Bandung semakin tinggi, sehingga kesadaran masyarakat untuk bijak itu penting," tegasnya.
 
Ia pun mengimbau warga Bandung, agar turut mendukung kegiatan ini. Paling tidak, tanpa menggunakan alat elektronik selama satu jam. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,