Ribuan Wisatawan Banjiri Arak-Arakan Ogoh-Ogoh di Kuta

Ribuan Wisatawan Banjiri Arak-Arakan Ogoh-Ogoh di Kuta

Kalangan wisatawan antusias menyaksikan arak-arakan ogoh-ogoh menyambut hari raya Nyepi di kawasan Legian Kuta Kabupaten Badung provinsi Bali. (foto - ist)

Kuta - Kalangan wisatawan baik asing dan lokal membanjiri momen arak-arakan Ogoh-Ogoh di kawasan Legian Kuta Kabupaten Badung Provinsi Bali, Senin (27/3/2017) malam.
 
Sejak sore hingga malam hari ribuan wisatawan memadati jalanan kawasan Legian. Mereka mengikuti arak-arakan ogoh-ogoh tersebut, mulai dari diarak hingga atraksi di depan Desa Kuta Badung.
 
Menurut wisatawan asal Malaysia misalnya, dirinya mengaku baru pertamakali menyaksikan atraksi ogoh-ogoh. "Ini seperti boneka raksasa. Cukup unik, bentuknya juga lucu-lucu," katanya.
 
Ia mengakui, budaya di Bali memang sangat mengagumkan dan mengesankan. "Saya cukup bahagia bisa melihat hal baru seperti ini. Pastinya saya tidak lupa untuk mengabadikan momen tersebut," ungkapnya.
 
Ribuan wisatawan tersebut tampak sibuk untuk memgambil semua gambar ogoh-ogoh. Tak sedikit dari pengunjung yang melakukan selfie dengan latar belakang ogoh-ogoh di belakangnya. Baik mereka melakukannya sendiri, maupun ramai-ramai dengan teman-teman serta keluarganya.
 
Sementara itu, wisatawan lokal pun tak ketinggalan menyaksikan momen yang cukup unik tersebut. Meski mereka mengaku sudah beberapa kali merasakan suasana perayaan Hari Raya Nyepi di Bali, tetap antusias untuk melihat dari dekat. 
 
"Dua tahun lalu saya berada di Bali ketika hari raya Nyepi. Ketika itu memang karena ada kerjaan di sini. Namun kalau sekarang saya memang sengaja datang kemari untuk berlibur," katanya.
 
Sementara itu, jelang perayaan Nyepi yang berlangsung, Selasa 28 Maret 2017 salah satu tempat wisata terkenal di Bali tampak sepi, seperti halnya Pantai Kuta. Pantai Kuta biasanya ramai berangsur mulai sepi dari aktivitas para wisatawan lokal maupun mancanegara, sebagai persiapan dari perayaan Nyepi yang akan dilakukan mayoritas warga Bali.
 
Salah satu wisatawan asal Australia, Austin mengatakan, sejak dari siang memang tidak begitu banyak wisatawan. "Saya sudah dua hari di sini. Kemarin situasinya lebih ramai jika dibandingkan dengan hari ini," katanya.
 
Ia mengaku sudah mengetahui, besok ada perayaan hari raya umat Hindu. "Kami di hotel sudah diberitahu kalau besok kami tidak boleh kemana-mana," katanya. (Jr.)**

 

.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait