Sariban, Pahlawan Sampah

Sariban, Pahlawan Sampah

sariban

Bandung – Pahlawan lingkungan, kata ini pantas disematkan pada Sariban yang tak bosan-bosanya mengkampanyekan atau mengkumandangkan program cinta kebersihan dan lingkungan di sekitaran Kota Bandung. Di berbagai acara hiburan rakyat atau acara demo buruh pun terkadang Sariban hadir dengan toa khasnya untuk berorasi kebersihan dan cinta lingkungan.

Pahlawan lingkungan Bandung ini punya cita-cita mulia untuk mengubah Bandung lautan sampah menjadi kota yang bersih, indah, dan nyaman. Meskipun dia tidak di gaji khusus untuk menjadi petugas kebersihan, namun dengan iklas Sariban selalu membersihkan jalan, taman, dan pepohonan dari ranjau paku.

“Sekarang ini saat menjelang kampanye banyak poster ditempel di pohon dengan menggunakan paku, itu merusak lingkungan. Pohon juga kan mahluk hidup”, seru Sariban pria 67 tahun asal Magetan, Jawa Timur kepada CikalNews.com baru-baru ini.

Berkat cintanya terhadap lingkungan dan kebersihan, berbagai penghargaan dari Gubernur Jawa Barat pernah ia raih, diantaranya sebagai aktifis dan pahlawan lingkungan peduli sampah.

“Bandung yang terkenal dengan Parisj Van Java kini berubah, Bandung menjadi gersang, banyak sampah, dan kondisi lingkungannya semakin memburuk. 30 tahun lalu Bandung masih dingin, adem”, cetus Sariban.

Setiap hari Sariban berjibaku membersihkan sampah dan lingkungan di sekitaran Jl. Cikutra, Jl. Pahlawan, hingga lapangan Gazebo. Jika ada acara Car Free Day dia tak sungkan datang dan berpartisipasi dengan para komunitas untuk kampanye cinta lingkungan dan kebersihan.

Sariban pernah berangkat ke Singapura dengan biaya sendiri hanya untuk studi banding masalah lingkungan dan pengelolaan sampah. Bahkan Sariban punya cita-cita menjadikan Jl. Pahlawan, Kota Bandung seperti kawasan di Singapura.

“Disana kotanya bersih, tidak ada sampah berserakan di jalan”, tukas Sariban.

Sariban menghimbau kepada para generasi muda khususnya di Kota Bandung untuk selalu menjaga lingkungan dan kebersihan. Jika tidak di jaga itu semua kitalah yang akan kena dampaknya dikemudian hari. (Ode)**

“Banjir di Kota Bandung terjadi di beberapa titik, itu karena kenapa, karena masih banyak orang buang sampah sembarangan, ke kali atau selokan”, imbuh Sariban.

.

Categories:Bandung,
Tags:,