Malaysia Pulangkan 103 TKI Nunukan

Malaysia Pulangkan 103 TKI Nunukan

Malaysia Pulangkan 103 TKI Nunukan

Nunukan - Pemerintah Kerajaan Malaysia memulangkan 103 warga negara Indonesia bermasalah karena tidak memiliki dokumen keimigrasian saat bekerja di Negeri Sabah, Malaysia, melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Berdasarkan surat Konsulat RI di Tawau, Malaysia, Nomor 646/Kons/XI/2014 tertanggal 14 November 2014 yang ditandatangani Protokol dan Konsuler Prakoso Wicaksono ditujukan kepada Satgas Penanggulangan TKI Bermasalah Kabupaten Nunukan, WNI yang dipulangkan itu merujuk pada surat Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) Tawau nomor IM.101/S-TWU/E/US/1130/1-6(23) tertanggal 14 Nopember 2014, Jumat (14/11/2014).

WNI bermasalah yang dipulangkan tersebut terdiri atas 80 laki-laki, 21 perempuan dan dua anak laki-laki setelah menjalani hukumannya di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kemanis Papar Kota Kinabalu dan PTS Air Panas Tawau.

Menurut Konsulat RI Tawau, sebelum WNI bermasalah itu dipulangkan ke Kabupaten Nunukan terlebih dulu dilakukan pengecekan dan wawancara langsung mempertanyakan sekaitan status kewarganegaraannya.

Setelah tiba di Kabupaten Nunukan dengan menggunakan kapal angkutan resmi KM Francis Ekspres dan tiba sekitar pukul 19.30 wita, Konsulat RI Tawau menyerahkan WNI bermasalah itu kepada Kantor Imigrasi setempat yang diterima Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution.

Salah seorang WNI yang dipulangkan bernama Maria Tape (34) mengatakan dirinya dipulangkan setelah tertangkap saat operasi pendatang asing di negeri jiran Malaysia pada September 2014 sehingga terpaksa menjalani hukuman selama satu bulan lebih.

"Saya ditangkap pada September (2014) saat sedang berbelanja di Bandar (Kota) Lahad Datu (Malaysia)," ujar perempuan asal Kabupaten Bone, Sulsel, ini yang bekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit di Pontian, Keningau, Kota Kinabalu.

Ia juga mengatakan akan kembali lagi ke Malaysia bekerja karena suami dan tiga orang anaknya masih berada di negeri jiran tersebut. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,