Terancam Banjir Besar Ribuan Sekolah di Queensland Tutup

Terancam Banjir Besar Ribuan Sekolah di Queensland Tutup

Tingginya air menyebabkan jembatan Sungai Burnett tertutup oleh luapan sungai di Bundaberg, Queensland Australia. (foto - AFP)

Queensland - Pihak berwenang mengkhawatirkan ancaman banjir bandang akibat Topan Debbie, menyebabkan seluruh sekolah di tenggara Queensland Australia ditutup secara massal.
 
Badai itu telah memasuki wilayah paling padat penduduk di negara bagian itu, setelah mendarat di pantai timur laut selama dua hari. Badai diperkirakan melanda Brisbane dengan membawa curah hujan 200 mm pada hari Kamis ini. Curah hujan itu lebih dari rata-rata bulanan.
 
Wakil Premier Queensland, Jackie Trad mendesak penutupan sekolah itu dan mengatakan, sebagian besar pegawai negeri juga dipulangkan. "Setiap sekolah di area hampir 600 km yang membentang dari Agnes Water ke Coolangatta akan ditutup," kata Trad.
 
Seperti dilaporkan BBC, Kamis (30/3/2017) Komisaris Polisi Queensland Ian Stewart mengatakan, peringatan darurat dikeluarkan setelah beberapa anak dilaporkan sudah tiba di sekolah. "Kami tidak mau membuat anak-anak yang belum berpengalaman, berjalan pulang dari sekolah saat terjadi banjir bandang," katanya.
 
Berdasarkan laporan sebuah situs pemerintah, penutupan massal itu diberlakukan terhadap 1.049 sekolah dan 937 pusat penitipan anak. "Kondisi yang cukup menghebohkan diperkirakan akan terjadi pada hari Kamis," kata Komisaris Layanan Darurat dan Pemadam Kebakaran Queensland, Katarina Carroll. Pihak berwenang memperingatkan, banjir juga bisa memaksa terjadinya penangguhan operasi angkutan umum.
 
Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan, kondisi terburuk diperkirakan masih terjadi di Australia. "Ini membutuhkan waktu untuk pulih, dan itu sebabnya kami di sini untuk menunjukkan dukungan dan komitmen kami," kata Turnbull dari Bowen, sebuah kota yang rusak akibat badai di Queensland utara.
 
Sementara itu, Biro Meteorologi Australia mengatakan bagian tenggara Queensland akan diguyur hujan dengan curah 400 mm pada hari Kamis. "Kita harus mengantisipasi derasnya hujan dalam durasi waktu yang singkat," kata peramal cuaca senior Matthew Bass.
 
Topan Debbie mendarat di timur laut Queensland dan masuk kategori level empat pada Selasa 28 Maret 2016. Saluran listrik pun putus untuk 61.000 rumah. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan besar, sementara tanaman tebu dan tomat porak-poranda.
 
"Topan juga mungkin telah merusak Great Barrier Reef," demikian ahli kelautan memperingatkan. Lebih dari 50 orang diselamatkan dari mobil terjebak banjir pada Kamis ini. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,