'Berbagi Mobil' sebagai Proyek Percontohan Nissan di Jepang

'Berbagi Mobil' sebagai Proyek Percontohan Nissan di Jepang

Nissan "Berbagi Mobil" (car sharing) di Yokohama yang merupakan proyek percontohan. (foto - Autoblog)

Yokohama - Nissan Motor Co. resmi menjalin kerja sama dengan pemerintah Yokohama Jepang, untuk membuat sistem yang dapat menanggulangi ketergantungan orang terhadap kendaraan pribadi.
 
Dilaporkan Asahi.com, program yang diberi nama car sharing itu mengizinkan seseorang untuk menyewa mobil di 14 lokasi yang telah ditentukan. Namun cara kerja rental mobilnya berbeda dari rental konvensional.
 
Pertama, calon penyewa wajib melakukan registrasi dulu. Pemesanan dapat dilakukan 30 menit sebelum dipakai. Setelah dibooking dan nama kita masuk database, konsumen tinggal mendatangi lokasi mobil dan mengendarainya secara mandiri.
 
Penyewaan hanya berlaku di dalam Kota Yokohama, dan tidak boleh melewati jalan tol. Biayanya sebesar 250 yen, atau setara Rp 30 ribu per 15 menit. Sementara saat mendaftar, konsumen diminta uang registrasi sebesar 200 yen.
 
Selain cara merentalnya, yang juga menarik adalah mobil rentalnya itu sendiri. Nissan tidak menyediakan mobil konvensional berbahan bakar fosil, tetapi kendaraan ultra kompak yang hanya muat dua orang bertenaga elektrik penuh.
 
Program yang sudah dimulai sejak 17 Maret lalu tersebut, ternyata cukup membuat antusias warga khususnya di Yokohama Jepang. Ke depan ada rencana untuk menambah titik pemesanan.
 
Sebetulnya, program yang sama telah Nissan lakukan sejak 2013 lalu. Namun bedanya pada program terdahulu, konsumen bisa menaruh mobil bekas pakai di titik lain selain tempat peminjaman. Sementara pada program baru, konsumen diwajibkan untuk mengembalikan kendaraan ke tempat asal ia meminjam. (Jr.)**
.

Categories:Otomotif,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait