SMPN 39 Bandung Bikin Tas dari Sampah

SMPN 39 Bandung Bikin Tas dari Sampah

SMPN 39

Bandung - Menyulap sampah menjadi barang berharga memang sudah biasa, namun jika semua itu dilakukan oleh pelajar SMP  itu baru luar biasa. Di SMPN 39 Kota Bandung, menyulap sampah bekas menjadi suatu karya bernilai menjadi praktek mata pelajaran PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup).

 

Menurut informasi yang disampaikan Wakasek Humas SMPN 39 Kota Bandung, Mu’min Mursalim, siswa di SMPN 39 saat pelajaran PLH ditugasi mengolah sampah bekas bungkus kopi menjadi tas.

 

“Sampah bekas bungkus kopi dikumpulkan lalu dibuat kerajinan tas. Selain tas, anak-anak juga pernah bikin karya dari sampah bekas menjadi sandal”, seru Mu’min belum lama ini.

 

Mu’min menambahkan, guru PLH mengajarkan kepada para siswa bagaimana memanfaatkan barang bekas agar menjadi barang yang berguna.

 

"Setiap siswa diajarkan bagaimana mengolah barang bekas menjadi kerajinan yang memiliki nilai tinggi. Pelajaran ini berguna setidaknya untuk merangsang kreatifitas anak”, tambahnya.

 

Seni membuat tas dari bungkus kopi sudah menjadi tren saat ini. Bahkan tas hasil karya dari sampah plastik ini memiliki ketahanan yang bagus dan harga jualnya pun lumayan tinggi. Tas dari bungkus kopi bisa dihargai Rp. 75 ribu sampai Rp. 100 ribu.

 

Sementara itu, Guru PLH SMPN 39 Bandung, Rahmat Suprihat memaparkan, demi menciptakan kebersihan tersebut, siswa SMPN 39 Bandung diarahkan untuk membuat kerajinan tangan dari sampah. Adapun kerajinan tersebut berupa baju, tas, pernak-pernik dan lain sebagainya.

"Itu semua dibuat dari sampah, dan hasilnya dijual pada acara-acara tertentu", ucapnya.

 

Komentar dari Asep Saifuloh, kerajinan membuat tas dari limbah bekas bahan makanan memang seru, selain melatih kreatifitas, dituntut juga ketelitian.

 

”Kita harus kreatif menyamakan antara pola yang dibuat dan harus teliti sehingga bermotif bagus”, katanya.

 

Bagaimana dengan sekolah lain, tertarik ngolah sampah atau barang bekas menjadi suatu karya berharga? (Ode)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,