Serangan Senjata Kimia di Suriah Menewaskan 35 Orang

Serangan Senjata Kimia di Suriah Menewaskan 35 Orang

Sedikitnya 35 orang tewas akibat serangan senjata kimia di Suriah. (foto - mogaz news)

Sheikhoun - Sedikitnya 35 orang termasuk sembilan anak-anak tewas, dalam serangan udara yang menggunakan gas beracun. Peristiwa tersebut terjadi di kota Khan Sheikhoun yang dikuasai pemberontak.

Serangan menggunakan gas beracun memicu banyak orang tersedak atau pingsan, bahkan beberapa mengeluarkan busa dari mulut. Menurut kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk HAM yang mengutip sumber-sumber medis, gejala tersebut menggambarkan serangan bermuatan gas. 

Dilansir Al Jazeera, Selasa (4/4/2017) namun kelompok tersebut tidak dapat mengonfirmasi jenis zat yang digunakan. Sementara Damaskus telah berulang kali membantah menggunakan senjata berupa gas beracun.

Pemerintah Suriah atau jet-jet Rusia membombardir Kota Khan Sheikhoun pada Selasa pagi hari waktu setempat. Sejauh ini belum ada komentar dari pihak pemerintah Damaskus.

Sebelumnya, jet tempur yang diduga milik Rusia mengebom sebuah rumah sakit di utara Provinsi Idlib. Kelompok penyelamat menyebutkan, serangan tersebut melukai sejumlah orang. Seorang petugas pertahanan sipil Suriah menyatakan, setidaknya 10 orang terluka ketika serangan menargetkan rumah sakit utama di Maaret al-Numan.

Pertahanan Sipil Suriah, kelompok yang juga dikenal sebagai White Helmets selama ini beroperasi di wilayah yang dikuasai pemberontak. "Sepekan terakhir, Idlib telah menjadi target serangan udara yang tengah berlangsung. Salah satu rumah sakit utama hancur dan tidak lagi bisa beroperasi," kata Majid, anggota White Helmets. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,