Wakil Dekan III Unair Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan

Wakil Dekan III Unair Surabaya Jadi Tersangka Pencabulan

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Jawa Timur. (foto - blog)

Surabaya - IKS (46), oknum pejabat Fakultas Kedokteran Gigi pada Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, jadi tersangka pencabulan anak di bawah umur. Rektor Unair, Profesor Mohammad Nasih mengaku tak menyangka anak buahnya berperilaku menyimpang seksual.

"Dalam beberapa kajian kami tidak menyangka hal itu bisa terjadi, karena kesehariannya (IKS) biasa-biasa saja, tidak ada perbedaan dengan yang lain," kata Nasih kepada wartawan, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, tidak ada tanda-tanda perilaku menyimpang terlihat pada keseharian IKS. Sebagai Wakil Dekan III di fakultasnya, tersangka selama ini bekerja secara profesional. "(IKS) normal-normal saja. Ia juga punya istri dan anak," katanya.

Nasih mengaku, dirinya belum menerima surat pemberitahuan resmi dari Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, mengenai penetapan tersangka atas IKS. "Kami sedang mengumpulkan informasi, antara lain dapat beberapa versi. Kami masih dalami, nanti kami ambil tindakan yang diperlukan".

Untuk lancarnya proses hukum, Unair memberhentikan sementara IKS dari jabatannya sebagai Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Gigi. "Pak Dekan kami minta agar mem-back up pekerjaan yang beliau tinggalkan," tega Nasih.

IKS ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengantongi alat bukti pencabulan dengan korban JSB (16), siswa Kelas I salah satu SMA di kawasan Kalisari Selatan Pakuwon City Surabaya Jatim. Pencabulan terjadi di ruang Sauna Celebrity Fitness lantai 4 Galaxy Mall Surabaya pada Sabtu malam lalu.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Shinto Silitonga mengatakan, tersangka kini ditahan di Markas Polrestabes Surabaya. Tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Perlindungan Anak. "Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,