Bercanda Soal Bom di Pesawat Penumpang pun Gagal Umrah

Bercanda Soal Bom di Pesawat Penumpang pun Gagal Umrah

Terminal khusus umrah yang terletak di Terminal 1 (T1) Bandara Juanda Surabaya. (foto - ist)

Surabaya - Bercanda dengan menyebut kata bom di area bandara dan kabin pesawat, hingga kini masih saja dilakukan oleh calon penumpang. Salah satunya terjadi di Bandara Internasional Juanda Surabaya Jawa Timur.
 
Salah seorang ibu rumah tangga calon jemaah umrah bernama Fatimah Supatemo (46), terpaksa diturunkan dari pesawat, Pasalnya, ia menyebut kata bom kepada pramugari pesawat Garuda Indonesia GA 984 tujuan Surabaya-Jeddah, Rabu (12/4/2017).
 
Bahkan, warga asal Banyuwangi Jawa Timur itu pun terpaksa harus mengubur mimpinya untuk berangkat ke Tanah Suci, lantaran candaannya tersebut.
 
Kejadian itu berawal ketika pramugari yang berusaha membantu Fatimah menata tas di bagasi kabin pesawat. Namun, ia bergurau kepada pramugari dengan mengatakan bahwa tasnya terasa berat karena berisi bom.
 
Mendengar kalimat itu, pramugari langsung menghubungi kepala kabin pesawat dan menurunkan paksa yang bersangkutan. Fatimah pun diperiksa petugas keamanan bandara di posko keamanan. 
 
Selain diturunkan paksa, Fatimah terpaksa gagal berangkat umrah, karena dipulangkan paksa oleh petugas otoritas Bandara wilayah 3 Surabaya usai menjalani pemeriksaan sekitar tiga jam.
 
Manajer Keamanan dan Hubungan Masyarakat PT Angkasa Pura 1 Surabaya, Letkol Laut Sukirman membenarkan kejadian itu. Ia mengimbau kepada para calon penumpang untuk tidak bergurau dengan mengucapkan kata bom, di area bandara atau kabin pesawat. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,