Puluhan Unit Ruko di Aceh Terbakar, 194 Jiwa Mengungsi

Puluhan Unit Ruko di Aceh Terbakar, 194 Jiwa Mengungsi

Kawasan di kawasan permukiman di Desa Kota Fajar Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, Aceh yang menghanguskan 76 ruko. (foto - ist)

Banda Aceh - Kawasan permukiman yang terdiri atas kedai yang berkonstruksi kayu di Desa Kota Fajar Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, Aceh ludes terbakar, Rabu (19/4/2017) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kebakaran tersebut sedikitnya menghanguskan 76 unit ruko (rumah toko) tanpa sisa. Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Sufli mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui.

Petugas masih bekerja, selain menghitung kerugian material juga melakukan pemeriksaan penyebab kebakaran. "Penyebab belum kita ketahui. Namun menurut penjelasan warga tiba-tiba saja api membesar. Apalagi mereka semua sedang tertidur, sehingga enggak tahu penyebabnya," katanya.

Bangunan du kawasan perumahan itu mudah terbakar karena hampir semua bangunan terbuat dari kayu. Bangunan yang terbakar tersebut, antara lain 42 unit ruko terbuat dari kayu dan 34 unit kios kecil.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi mengaku kewalahan untuk memadamkan kobaran api, yang begitu cepat menjalar dan menghanguskan bagunan yang ada. Namun demikian, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.

Namun, ada 194 jiwa dari 70 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke rumah saudara masing-masing, karena kehilangan harta benda dan tempat tinggal. Petugas masih terus bekerja memadamkan sisa-sisa kebakaran semalam yang masih menyala.

Menurut Sufli, BPBD Aceh Selatan sudah menyediakan dapur umum dan memasang tenda, untuk tempat berteduh bagi para korban kebakaran. Dinas Sosial Aceh Selatan pun sudah mengirim bantuan masa panik untuk korban.

"Kita bekerja dibantu TNI dan Polri dalam membersihkan sisa kebakaran, sambil melihat lagi apakah ada sisa api dari bara kayu yang terbakar," katanya. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, karena ruko itu juga menjadi tempat tinggal bagi pemilik yang tidak bisa menyelamatkan harta bendanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,