3 ABG Tewas Terpanggang dalam Kebakaran di Pasirjambu

3 ABG Tewas Terpanggang dalam Kebakaran di Pasirjambu

Kebakaran di Kampung Bojongresmi Desa Cukanggenteng Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung, Selasa 25 April 2017 dinihari. (foto - ist)

Bandung - Sedikitnya tiga orang remaja (ABG) tewas terpanggang dalam kebakaran di Kampung Bojongresmi Desa Cukanggenteng Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung, Selasa dinihari. Penyebab kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk bakar.

Rumah milik Jeje Sunandi (47) berukuran 4 x 6 meter itu ludes dilalap si jago merah, pukul 02.00 WIB dinihari. Ketiga korban tersebut, yakni Aldi Hadid Rahayu (15), Slamet Riyadi (11) dan Sandi (11). Aldi merupakan anak dari Jeje Sunandi.

Sedangkan Slamet Riyadi anak dari Pipin Saripin dan Sandi anak dari Dede Sunandi. Ketiganya berada dalam satu kamar yang terbakar. Ketika kobaran api berhasil dipadamkan warga, ketiga korban yang ebrada di kamar tak bisa diselamatkan.

Menurut Kapolsek Pasirjambu AKP Deden Saripin, sekitar pukul 02.00 WIB pihaknya mendapatkan laporan telah terjadi kebakaran di salah satu rumah milik warga di wilayah hukumnya. "Petugas langsung mengecek lokasi dan melakukan proses pemadaman bersama warga sekitar. Sekitar satu jam api berhasil dipadamkan," kata Deden, Selasa (25/4/2017).

Begitu api padam, kata Deden beberapa warga melihat ada tiga korban terbakar di dalam rumah bilik tersebut. Petugas lalu melakukan identifikasi dengan bantuan Inafis Polres Bandung. Diketahui ketiga korban itu Aldi Hadid Rahayu dan dua temannya Slamet Riadi dan Sandi yang saat itu tengah menginap di sana.

Deden menjelaskan, saat kejadian pemilik rumah (Jeje Sunandi) tengah berada di Kabupaten Sumedang karena sehari-harinya bekerja sebagai sopir. Begitupun istrinya Dede Hasanah (37) juga tak berada di rumah itu. "Aldi pada Senin malam memang hanya ditemani oleh dua temannya, yang juga menjadi korban dalam insiden kebakaran itu,” sebutnya.

Sejauh ini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal api yang telah menghanguskan rumah hingga menyebabkan tiga remaja meninggal dunia. Namun dari hasil olah TKP sementara, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar. "Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Ketiga jenazah itu sudah dimakamkan oleh pihak keluarga, Selasa pagi,” tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,