BMKG Laporkan Tsunami di Jailolo 0,09 Meter

BMKG Laporkan Tsunami di Jailolo 0,09 Meter

BMKG Laporkan Tsunami di Jailolo 0,09 Meter

Ambon  - Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mengumumkan, gelombang tsunami terdeteksi di Jailolo, Provinsi Maluku Utara, setinggi 0,009 meter akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 pada skala Richter (SR) pada Sabtu (15/11/2014) sekitar pukul 11.31 WIT .

"Pemutakhiran tsunami akibat gempa 7,3 SR pada episentris 1.95 Lintang Utara-126.46 Bujur Timur di Jailolo terdeteksi setinggi 0,09 meter, sekitar pukul 11.43 WIT," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, George Mahubessy.

Tsunami juga terdeteksi di Tobelo, Provinsi Maluku Utara 0,01 meter sekitar pukul 0,01 meter. "Kami masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara, untuk mengetahui dampak dar tsunami tersebut," ujarnya.

George mengemukakan, di Maluku melalui koordinasi dengan BPBD setempat diingatkan status waspada tsunami di Kabupaten Buru, Buru Selatan dan Seram Bagian Barat (SBB).

Pertimbangannya, tiga kabupaten di atas secara geografis dekat dengan Provinsi Maluku Utara. "Status waspada tsunami diberlakukan di Buru dan Buru Selatan pada pukul 12.30 WIT serta SBB pukul 12.36 WIT," katanya.

Gempa yang berlokasi di 1.95 Lintang Utara dan 126.46 BT, kedalaman sekitar 48 km, tepatnya di pertengahan pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara dan Sulut.  BMKG intensif memantau perkembangan gempa susulan yang masih terjadi.

Sekretaris BPBD Maluku, Kifly Wakanno membenarkan, status waspada tsunami sudah dikooridnasikan di BPBD Buru, Buru Selatan maupun SBB.

Rilis disampaikan BMKG melalui sosial media twitter, ada peringatan dini tsunami di Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku dan Papua Barat, karena ada gempa 7,3 SR pukul 09:31:40 WIB. 

Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah rawan gempa dan tsunami karena terletak pada pertemuan tiga lempeng besar, yakni Pasifik, Indo Australia dan Eurasia.

Lempeng Indo Australia masuk ke bawah Eurasia, bertemu dengan Lempeng Pasifik, sehingga mengakibatkan patahan yang tidak beraturan.

Daerah-daerah rawan gempa di Maluku di antaranya wilayah bagian tenggara, Pulau Ambon, Seram dan Buru. Sedangkan pusat patahan di antaranya berada di Laut Ambon dan SBB. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,