Sopir dan Warga Tewas, Truk Diparkir Nyelonong ke Warung

Sopir dan Warga Tewas, Truk Diparkir Nyelonong ke Warung

Truk yang tengah diparkir nyelonong ke warung makan di seberang SPBU Jalan Kedawung Kabupaten Cirebon. (foto - ist)

Cirebon - Truk yang tengah diparkir di pom bensin tiba-tiba nyelonong hingga menghantam warung makan, yang berada di seberang SPBU Jalan Kedawung Kabupaten Cirebon, Kamis malam.

Truk dengan nopol D 8081 KB itu sengaja diparkir dengan kondisi mesin menyala, karena sang sopir berusaha memperbaiki kerusakan. Posisi sopir saat itu berada di bawah kepala truk, sedangkan bagian depan (kap) truk dalam keadaan terbuka.

Diduga, sopir truk bernama Nana Suryana (60) tidak memfungsikan rem tangan. Truk kemudian meluncur dan menyeret sopir yang sedang memperbaiki kerusakan mesin tersebut.

"Truk pun meluncur bebas melewati dua jalur dan nabrak warung dekat Patra Jasa, sopir masih di bawah truk hingga akhirnya terseret dan akhirnya tewas," kata sejumlah saksi mata.

Truk lalu menabrak sebuah warung yang didiami Sri Sugianti (52) dan suaminya Agus Taufan (48). Perempuan itu meninggal di tempat, sedangkana seorang lainnya selamat. Kondisi warung ringse, warga sekitar berusaha menyelamatkan korban yang tertindih truk.

Proses evakuasi truk membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam hingga petugas berhasil mengangkat jenazah pemilik warung, yang langsung dibawa ke rumah sakit. Saat itu sopir truk sedang memperbaiki mobil di SPBU.

Menurutnya, saat itu korban Sri Sugianti sedang tertidur lelap dan suaminya tengah melaksanakan ibadah salat. "Korban ibu Sri tewas terlindas dan terjepit truk yang menghantam warungnya," katanya.

Meski selamat, Agus menderita luka berat karena tertindih reruntuhan dan material warung makan miliknya. "Saya lagi salat dan istri saya sudah tidur pas kejadian saya tidak sadar kalau ternyata warung saya ditabrak truk," katanya.

Agus mengaku pasrah melihat istrinya tewas mengenaskan. Ia sempat mendengar istrinya meminta tolong, tapi beberapa menit kemudian tak lagi mendengar suara istrinya. "Tiba-tiba saja saya dengar suara benturan disusul suara gemuruh reruntuhan. Tak menyangka istri saya meninggal," katanya.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Galih melalui Kanit Laka Iptu Zaitun menyatakan, melihat kondisi di lapangan kejadian itu disebabkan kelalaian sopir yang tidak menggunakan rem tangan saat memarkirkan kendaraannya. Sebab tiba-tiba saja truk itu melaju sendiri ketika sopir berada di luar kendaraan. "Kasus lakalantas itu masih diselidiki,” katanya, JUmat (28/4/2017). (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,