Inggris Terus Diterpa Teror, Pria Tewas dengan Luka Tusuk

Inggris Terus Diterpa Teror, Pria Tewas dengan Luka Tusuk

Alexandra Sabanov, salah seorang saksi mata penangkapan Khalid Mohamed Omar Ali (27) di Whitehall, Westminster. (foto - Daily Mail)

London - Berbagai cobaan dan aksi teror tampaknya terus menerpa Inggris. Belum hilang dari ingatan teror yang terjadi di Westminster yang menewaskan lima orang, pada pekan ini kepolisian Inggris juga telah disibukkan oleh berbagai masalah terkait teror.
 
Seperti diketahui, pada Kamis 27 April lalu polisi Inggris melakukan dua aksi penangkapan sekaligus di lokasi dan di waktu yang berbeda. Seorang pria bernama Khalid Mohamed Omar Ali (27) ditangkap di Whitehall, Westminster sekitar pukul 14.22 siang waktu setempat, setelah kedapatan membawa tiga bilah pisau.
 
Panangkapan itu pun oleh disaksikan oleh sejumlah warga yang tinggal tidak jauh dari kawasan Whitehall, Westminster. Seperti dituturkan Alexandra Sabanov, dirinya perupakan satu di antara saksi mata yang melihat kejadian itu. Ia pun melihat sejumlah petugas kepolisian menenteng senjata ketika memburu pelaku teror tersebut.
 
Sementara pada malam harinya sekitar pukul pukul 19.00 waktu setempat, seorang perempuan ditembak dan empat orang lainnya ditahan dalam operasi anti-teror yang digelar di barat laut Kota London. Orang-orang yang ditangkap tersebut semuanya ditahan, atas dugaan perencanaan aksi teror.
 
Seperti dilaporkan BT, Sabtu (29/4/2017) polisi baru saja mendapat laporan tentang penemuan seorang pemuda yang tengah sekarat. Pemuda tersebut ditemukan dengan luka tusukan di tubuhnya, di tengah berbagai ancaman teror yang tengah membayangi Inggris dalam pekan ini.
 
Menurut keterangan polisi, pria yang belum diketahui identitasnya itu diperkirakan berusia sekitar 20 tahunan. Polisi tiba di lokasi di Peckham Rye, London tenggara setelah mendapat laporan dari warga. Seorang saksi menyebutkan, pria tersebut sempat terlibat pertengkaran sebelum terluka.
 
Layanan ambulans London yang tiba di lokasi pun langsung menangani korban. Namun akibat luka tusukan yang dalam, pemuda itu akhirnya dinyatakan tewas sekitar pukul 15.51 waktu London. Sejauh ini polisi terus menyelidiki kasus ini, apakah terkait teror atau bukan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,