Anak Ayu Azhari Terjaring Razia Saat Digerebek di Diskotek

Anak Ayu Azhari Terjaring Razia Saat Digerebek di Diskotek

Salah seorang anak artis Ayu Azhari terjaring razia narkoba saat digerebek di Diskotek Illigals kawasan Tamansari Jakarta Barat, Kamis 11 Mei 2017 dinihari WIB. (foto - ist)

Jakarta - Salah seorang anak artis Ayu Azhari, Sean Azad terjaring razia narkoba di diskotek Illigals kawasan Tamansari Jakarta Barat. Razia tersebut digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI, Kamis (11/5/2017) dinihari.

Operasi bersinar narkoba digelar tadi malam sekitar pukul 00.00 WIB sampai 04.00 WIB. Dalam razia itu, petugas mengincar dua pengedar narkoba. "Dua pengedar itumemang sudah diincar, lalu ia mau masuk ke situ dan kita lakukan penggerebekan," kata Kepala BNNP DKI Brigjen Pol. Johny Latupeirissa.

Ketika dilakukan penggerebekan, petugas menemukan seribu butir ekstasi dan sabu siar edar. Bahkan ada narkoba yang sudah diedarkan. "Ini berdasarkani hasil interogasi dan kita lakukan pemeriksaan di ruangan lain. Pengecer itu dibawa ke BNNP untuk dilakukan pendalaman," tegas Johny.

Sementara itu, dari 119 pengunjung diskotek yang dilakukan tes urine, 72 orang di antaranya positif menggunakan narkoba. Mereka terdiri atas 56 laki dan 16 perempuan. "Di antara yang positif narkoba tersebut, salah satunya anak artis Ayu Azhari, Sean," sebutnya.

Saat ini, Sean bersama 71 lainnya masih diperiksa tim assessment. Hal itu untuk memberikan rekomendasi terkait tindakan selanjutnya terhadap mereka. "Kalau mereka masih coba-coba, kita kenakan wajib lapor. Kalau pecandu kita rehabilitasi. Bisa rawat jalan dan rawat inap, tergantung assessment-nya," tambahnya.

Namun demikian, sejauh ini Ayu Azhari membantah anaknya tengah ditahan. "Ini Sean baik-baik aja kok. Ada di sini sama aku lagi makan. Dia belum cerita," kata Ayu.

Dalam operasi yang digelar di kawasan Jakarta Barat pada Kamis dinihari polisi memang mengamankan 72 orang. Namun, sampai saat ini belum dapat dipastikan apakah ada nama Sean di antara orang-orang tersebut. "Coba saja tanya ke BNNP langsung. Aku enggak ngerti," kata Ayu. (Jr.)** 

Dari operasi polisi menyita barang bukti 1.000 butir ekstasi, yakni:

- Ekstasi (Inex) logo kembang sebanyak 500 butir,
- Ekstasi (Inex) warna ungu tanpa logo sebanyak 340 butir,
- Ekstasi (Inex) logo A warna hijau sebanyak 160 butir,
- Happy Five (H5) sebanyak 470 butir,
- Shabu paketan 0,6 gram sebanyak 372 buah,
- Shabu paketan 0,5 gram sebanyak 139 buah,
- Sedotan untuk bong sebanyak 16 buah,
- Bong (alat hisap) kaca sebanyak 2 buah,
- Timbangan digital sebanyak 3 unit.

.

Categories:Daerah,
Tags:,