5 Pelaku Geng Motor Penyiram Air Keras Berhasil Ditangkap

5 Pelaku Geng Motor Penyiram Air Keras Berhasil Ditangkap

Lima orang pelaku geng motor penyiram air keras di kawasan Klender Duren Sawit Jakarta Timur berhasil ditangkap. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya lima pelaku penyerangan menggunakan air keras yang dilakukan di kawasan Klender Duren Sawit Jakarta Timur beberapa waktu, diringkus Polres Metro Jaya. Sedangkan dua orang pelaku hingga kini masih buron.

keduanya berinisial DG dan NN. Keduanya merupakan pelaku penyiraman air keras bersama dengan AP. Sedangkan sisanya menemani dan mengawasi sekitar untuk memperlancar aksinya.

Kelima pelaku diringkus di kediaman mereka masing-masing di kawasan Indramayu dan Jakarta. Kelimanya yakni AP, RHB, RF, RDB dan DA. Tiga dari kelimanya ternyata masih di bawah umur. Ketiganya AP, RF dan RDB. Mereka semua ditangkap pada Rabu 10 Mei 2017 lalu.

Penangkapan tersebut terungkap setelah polisi menelusuri barang bukti yang ditinggalkan oleh pelaku AP. Setelah menyiram air keras ke korban, AP membuang pakaiannya yang juga terkena air keras tak jauh dari lokasi kejadian.

"AP membeli air keras di Kalimalang satu jeriken kecil Rp 50 ribu. Kemudian dibagi tiga botol ke teman-temannya," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo di Markas Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (12/5/2017).

Menurutnya, para pelaku ternyata merupakan bagian dari anggota geng motor. Mereka mengaku berasal dari kelompok dengan nama Geng Kampung Baru All Star dan Akatsuki. "Caranya menyekap dan menyiram korban dengan air keras kemudian merampas handphone korban," katanya.

Sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu menentukan peranan masing-masing. Ada yang mencari penjual dan membeli cairan kimia air keras, ada yang memantau lokasi penyerangan dan ada pula yang bertindak sebagai eksekutor penyiram air.

Biasanya, mereka menyerang pasangan muda-mudi yang pulang larut malam dan memilih tempat sepi untuk berkencan. Jika situasi mendukung, para pelaku pun beraksi. "Dari keterangan satu kali, namun ini bukan yang pertamakali," katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 dan Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dan Penganiayaan Berat, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sementara tiga lainnya yang masih di bawah umur dijerat dengan undang-undang pidana anak.

Seperti diketahui, tiga remaja menjadi korban penyiraman air keras saat tengah kongko di warung kopi di kawasan Perumnas Klender, Duren Sawit Jakarta Timur. Akibatnya, ketiganya mengalami luka bakar cukup parah di bagian wajah. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,