Pemerintah Kongo Gencar Serukan Serangan Wabah Ebola

Pemerintah Kongo Gencar Serukan Serangan Wabah Ebola

Pemerintah Kongo gencar mengumumkan adanya serangan wabah Ebola. (foto - Chicago Tribune)

Kinshasha - Pemerintah Republik Demokratik Kongo mengumumkan terjadinya wabah Ebola di bagian timur laut negara Afrika Tengah itu. Badan kesehatan dunia WHO menyatakan, Ebola telah menyebabkan kematian setidaknya tiga orang dalam sejam sejak 22 April 2017.
 
Menurut pernyataan WHO, wabah penyakit mematikan itu menyebar di daerah hutan di wilayah ekuator, Provinsi Bas Euele yang berbatasan dengan Republik Afrika Tengah. Wabah Ebola terakhir kali terjadi di Kongo pada 2014, dapat dengan cepat diatasi setelah merenggut 49 jiwa manusia.
 
Dilaporkan Guardian, Sabtu (13/5/2017) Menteri Kesehatan Kongo, Oly Ilunga mengumumkan terjadinya wabah melalui pidato, yang disiarkan di televisi. Ia meminta rakyat untuk tidak panik dan menyatakan pemerintah telah mengambil tindakan yang diperlukan.
 
"Pemerintah Republik Demokratik Kongo telah mengambil semua tindakan untuk merespons wabah baru tersebut, dengan cepat dan efisien," kata Oly.
 
WHO mengatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang Kongo, untuk mengerahkan pekerja kesehatan dan peralatan pelindung di daerah terpencil untuk membantu mengontrol wabah. 
 
Selama ini, badan PBB itu seringkali dikritik karena dinilai lamban dan gagal mengukur tingkat keseriusan wabah. Pada 2013, wabah Ebola yang dimulai di daerah Afrika Barat menewaskan 11.300 orang di Guinea, Sierra Leone dan Liberia.
 
Wabah itu juga menyebabkan ribuan korban yang selamat mengalami maslah kesehatan jangka panjang. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,