PHK Ribuan Karyawan, CEO Ford Motor Company Dipecat

PHK Ribuan Karyawan, CEO Ford Motor Company Dipecat

Chief Executive Officer Ford Motor Company, Mark Fields. (foto - Reuters)

Dearborn - Setelah menyatakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap 14 ribu pegawainya di Amerika Utara dan Asia, kini Chief Executive Officer Ford Motor Company, Mark Fields (56 tahun) dikabarkan dipecat dari posisinya.
 
Forbes dan New York Times, Senin (22/5/2017) melaporkan, Ford Motor Company dikabarkan sudah menyiapkan pengganti Fields, yakni Jim Hacket (62 tahun) yang selama ini menjabat sebagai Ketua Divisi Smart Mobility.
 
Keputusan itu tentu kembali mengejutkan banyak kalangan. Fields sendiri mendapuk jabatan strategis sebagai CEO Ford sejak tiga tahun lalu, menggantikan Alan Mulally.
 
Dilansir Paultan, putusan pemberhentian Fileds datang dari sejumlah ahli penasihat Ford. Mereka dikatakan tak tahan dengan harga saham FoMoCo, yang terus anjlok tak karuan.
 
Fields dituding gagal memimpin Ford selama ini. Terlepas dari dirumahkannya ribuan pegawai Ford di banyak negara untuk menekan pengeluaran mereka.
Meski demikian, Fields juga dituding gagal untuk menaikkan harga sahamnya. Dalam catatan, saham Ford sudah terjun mencapai 40 persen di bawah kepemimpinan Fields.
 
Perombakan sepertinya tak hanya berlaku di pucuk pimpinan. Sejumlah posisi penting lainnya juga akan digeser. Laporan menyebutkan, Joseph R Hinrichs, Chairman of the Critical Division Ford juga akan naik pangkat menjadi Presiden Eksekutif Operasi Global Ford.
 
Kemudian James D. Farley Jr, Chairman Ford Eropa akan mendaulat jabatan Ketua Pemasaran dan Penjualan di seluruh dunia. Meski kabar itu terus berembus kencang, Ford masih belum memberikan pernyataan resminya.
 
"Kami hanya fokus merancang untuk memperbaiki nilai dan melakukan pertumbuhan yang menguntungkan. Kami tidak mau komentar untuk spekulasi ini," demikian Ford dalam keterangan resminya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,