Konser Ariana Grande Telan Korban Jiwa Puluhan Penonton

Konser Ariana Grande Telan Korban Jiwa Puluhan Penonton

Polisi berjaga-jaga di luar gedung konser Ariana Grande di Manchester Arena Inggris. (foto - @paddyhurst)

Manchester - Sedikitnya 22 pengunjung konser Ariana Grande di Manchester Arena Inggris dilaporkan meninggal dunia setelah terjadi ledakan keras, Senin malam waktu setempat. Sementara 59 orang lainnya mengalami luka-luka, yang mendapatkan penanganan medis intensif.

Sebagaimana dilaporkan kepolisian setempat dikutip dari Reuters (23/5/2017) sejauh ini, belum diketahui penyebab ledakan yang terjadi di dalam gedung konser dengan kapasitas 21 ribu orang itu. Namun, kepolisian menduga ada tindakan terorisme dalam kejadian tersebut.

Sejumlah saksi melaporkan, ledakan itu terasa begitu keras dan membuat ribuan orang panik untuk mencari jalan keluar. Suara ledakan tersebut terdengar tak lama setelah Ariana Grande menutup lagu terakhirnya dalam konser.

Meski jumlah korban akibat ledakan itu terus berubah, sejumlah media melaporkan ada puluhan orang terluka. Pihak kepolisian juga memastikan ada sejumlah orang yang telah menjadi korban dan dalam penanganan medis.

Sebelumnya, ledakan keras yang menimpa konser Ariana Grande itu dikabarkan oleh sejumlah orang dalam media sosial. Mereka menampilkan kekacauan akibat ledakan, ribuan orang terlihat berupaya keluar dari lokasi kejadian. "Ini adalah ledakan besar. Kamu bisa merasakannya hingga ke dalam dada. Ini benar-benar kacau," sebut seorang pengunjung Catherine Macfarlane.

Sementara itu, The Guardian melaporkan, kejadian itu juga membuat ribuan orang lainnya dilanda trauma berat. Para saksi menyebutkan, mereka mendengar ledakan sekitar pukul 10.40 malam dan kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah.

Lembaga antiterorisme Inggris terus menyelidiki penyebab ledakan. Selain kepolisian investigasi itu melibatkan biro intelijen Inggris MI5. Kepolisian Manchester menggambarkan kepanikan suasana di tempat kejadian dengan mengatakan, ada banyak korban tewas dan terluka parah.

Majid Khan (22) menyatakan, ledakan keras seperti suara bom terdengar dan menyebabkan kepanikan luar biasa. Orang-orang berhamburan meninggalkan lokasi. Sedangkan Oliver Jones (17) yang datang ke konser bersama kakaknya menyatakan, suara ledakan menggema dan orang-orang mulai berlarian.

Ledakan di lokasi konser Ariana Grande terjadi, di tengah peringatan Inggris terhadap bahaya ancaman teroris yang rentan muncul. Beberapa pekan sebelumnya, kepolisian dan MI5 melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas yang dapat berujung pada gangguan kesmanan. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,