13 Pendaki Terjebak di Letusan Gunung Marapi Sumbar

13 Pendaki Terjebak di Letusan Gunung Marapi Sumbar

Letusan Gunung Marapi Sumatera Barat. (foto - ist)

Padang - Sedikitnya 13 orang pendaki asal Pekanbaru Riau dikabarkan terjebak di kawasan GUnung Marapi Sumatera Barat saan gunung itu meletus, Minggu (4/6/2017). Belum diketahui kondisi para pendaki tersebut, upaya pencarian pun terus dilakukan.
 
Menurut Kepala Kantor SAR Padang Sumpeno Yuwono, saat terjadinya erupsi Gunung Marapi ada 13 orang pendaki masih berada di kawasan itu. Tiga orang di antaranya berhasil turun ke bawah permukiman, sedangkan delapan lainnya diperkirakan masih berada di kawasan puncak gunung.
 
"Informasi terakhir, delapan pendaki berada di pinggang Gunung Marapi, dua masih di cadas dalam keadaan cedera," kata Sumpeno. Sejauh ini, sejumlah personel SAR masih terus melakukan pencarian dan proses evakuasi terhadap 13 pendaki.
 
Seperti diketahui, letusan Gunung Marapi terjadi pada Minggu 4 Juni 2017 sekitar pukul 10.01 WIB dan 10.22 WIB. Akibatnya, kawah gunung menyemburkan abu vulkanik setinggi 300 - 700 meter dan getaran gempa selama 35 detik.
 
Setelah erupsi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bukittinggi merekomendasikan penutupan kawasan tersebut, dari berbagai aktivitas warga dan pendakian dengan radius 3 kilometer.
 
Sejauh ini, Pos Pengamatan Gunung Api Marapi menganggap dua kali letusan yang terjadi masih dalam kategori wajar. Warga diimbau tidak perlu khawatir akan kejadian itu. "Letusan masih wajar karena tidak ada peningkatan status. Statusnya Waspada level II," kata Kepala Pos Pengamat Gunung Marapi Hartanto.
 
Gunung dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut yang terletak di antara Kabupaten Agam dan Tanah Datar Sumatera Barat itu, sebelumnya memang mengalami erupsi dan mengeluarkan semburan abu vulkanik setinggi 700 meter.
 
Menurut Hartanto, erupsi Gunung Marapi termasuk tipe vulkanian kecil berupa lontaran bom vulkanik menyebar di sekitar kawah, yang disertai kepulan abu hitam tebal yang menyebar sesuai arah angin. Erupsi juga merupakan ciri khas dari gunung ibi, yang jarang disertai awan panas. (Jr.)**
 
Nama-nama pendaki yang terjebak di Gunung Marapi:
 
1. Agus, 24 tahun
2. Sarul, 17 tahun (cedera)
3. Yusuf, 22 tahun
4. Nanda, 23 tahun
5. Rahmat, 23 tahun
6. Rolen, 17 tahun
7. Herman, 40 tahun (cedera)
8. Abdul, 24 tahun
9. Robi, 23 tahun
10. Tander, 24 tahun
11. Irwandi, 24 tahun
12. Agus, 24 tahun
13. Jondri, 24 tahun.
.

Categories:Daerah,
Tags:,