Pabrik Kembang Api di India Terbakar Tewaskan 25 Pekerja

Pabrik Kembang Api di India Terbakar Tewaskan 25 Pekerja

Kebakaran melanda pabrik kembang api di Negara Bagian Madhya Pradesh di India Tengah. (foto - AU News Yahoo)

New Delhi - Kebakaran melanda pabrik kembang api di Negara Bagian Madhya Pradesh India Tengah menewaskan 25 pekerja. Demikian disampaikan pejabat setempat, Kamis (8/6/2017).

Menurut para pejabat, lima pekerja yang menderita luka kritis dalam peristiwa maut tersebut sedang menjalani perawatan di satu rumah sakit. Kebakaran yang terjadi pada Rabu itu, dipicu oleh serangkaian ledakan di dalam pabrik di desa Khairi di distrik Balaghat, sekitar 437 kilometer di sebelah tenggara Bhopal, Ibukota Madhya Pradesh.

"Dari 10 orang yang mengalami cedera dalam peristiwa itu, lima orang di antaranya meninggal di rumah sakit," kata Bharat Yadav, kolektor di Balaghat. Seluruhnya korban jiwa dalam kebakaran tersebut mencvapai 25 orang.

Dilaporkan kantor berita Xinhua, para pejabat mengatakan petugas penyelamat telah menemukan semua mayat dari puing pabrik. Lebih dari 40 pekerja yang kebanyakan perempuan, berada di dalam pabrik yang dikelola secara gelap saat kebakaran terjadi.

Sejauh ini, penyebab ledakan tersebut dan kebakaran setelahnya belum diketahui. "Tinggal masalah penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran itu," kata seorang pejabat senior polisi. "Otopsi mayat telah dilakukan dan sampel dari tempat kejadian juga dikumpulkan. Kami akan segera bisa mengetahui penyebab kebakaran itu".

Sejumlah laporan mengatakan, ada kecurigaan bahwa seseorang mungkin telah melempar "beedi (puntung rokok)" yang menyala ke dalam pabrik, ketika produksi sedang berlangsung. "Beedi" adalah jenis rokok murah yang dibuat dari tembakau tanpa proses yang dibungkus daun. Pengelola rumah sakit menyatakan, sebagian mayat terbakar tak bisa dikenali.

Sementara itu, Kepala Menteri Madhya Pradesh Shivraj Singh Chouhan mengumumkan ganti rugi sebesar 3.100 dolar AS, untuk masing-masing keluarga yang kehilangan kerabat mereka dalam tragedi tersebut. Selain itu pengobatan medis gratis buat orang yang cedera.

Petugas pemadam sepenuhnya memadamkan api pada Rabu malam. "Diperlukan waktu beberapa jam bagi petugas pemadam untuk menjinakkan si jago merah, dan menemukan jenazah dari bawah puing," kata Anil Patley, seorang pejabat lokal.

Karena pabrik itu berada jauh dari permukiman warga, sehingga api tidak menyebar dan tetap berada di pabrik. Selama ini, ledakan tak sengaja memang dilaporkan sering terjadi di toko dan pabrik kembang api dan petasan di India.

Kemungkinan kebakaran di gedung dan pabrik di India seringkali tinggi, karena pemilik umumnya mengabaikan standar keselamatan kebakaran. Di India, kembang api dan petasan dinyalakan selama festival, pesta perkawinan dan upacara bahagia lain. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,