Pipa Bocor, Pabrik Kimia di Cilegon Meledak dan Terbakar

Pipa Bocor, Pabrik Kimia di Cilegon Meledak dan Terbakar

Pabrik kimia PT Candra Asri Petrochemical (CAP) di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon Banten meledak dan terbakar, Sabtu 10 Juni 2017 sore sekitar pukul 17.15 WIB. (foto - (foto - Polsek Ciwandan)

Cilegon - Pabrik kimia terbesar di Indonesia, PT Candra Asri Petrochemical (CAP) yang berada di Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon Banten meledak dan terbakar hebat, Sabtu sore sekitar pukul 17.15 WIB. Kebakaran diduga akibat kebocoran pipa di salah satu area pabrik.

"Terjadi kebocoran pipa yang mengakibatkan kebakaran di PT Chandra Asri, tepatnya di plant furnuce 101," kata Iptu Sudibyo Wardoyo, Panit I Reskrim Polsek Ciwandan, Sabtu (10/6/2017).

Keberadaan pabrik kimia tersebut lokasinya dekat dengan perkampungan penduduk, di mana akibat kebocoran pipa di plan furnuce 101 PT Chandra Asri mengakibatkan pipa terbakar. "Api bisa dipadamkan 15 menit setelah kejadian dengan cara memutus aliran buangan kimia, dan pemadam kebakaran PT Chandra Asri," katanya.

Disebutkan, tidak ada korban jiwa baik pekerja maupun masyarakat sekitar dalam kejadian tersebut. Perusahaan tersebut merupakan BUMN yang bergerak di bidang petrokimia, dengan memproduksi Olefins dan Polyethylene dan merupakan produsen Polypropylene terbesar di Indonesia. 

Saat ini, PT CAP sendiri dimiliki oleh dua pemegang saham utama, yakni Barito Pacific Group dan SCG Chemicals Co., Ltd. (SCG), anak perusahaan dari SCG Group Thailand.

CAP memiliki beberapa anak perusahaan, seperti PT Styrindo Mono Indonesia (SMI), PT Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI) dan PT Synthetic Rubber Indonesia yang merupakan perusahaan patungan antara SMI dengan produsen ban multinasional, Compagnie Financiere Du Groupe Michelin (Michelin) sebagai mitra strategis. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,