Produksi Gas Capai Target APBN Perubahan

Produksi Gas Capai Target APBN Perubahan

Produksi Gas Capai Target APBN Perubahan

Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi mengungkapkan, produksi terjual (lifting) gas hingga 31 Oktober 2014 mencapai target yang ditetapkan APBN Perubahan.

Pelaksana Tugas Kepala SKK Migas J Widjonarko dalam rilis di Jakarta, Minggu (16/11/2014) mengatakan, sampai akhir Oktober 2014, "lifting" gas bumi menyentuh 7,085 miliar British thermal unit per hari (BBTUD) atau 99,8 persen dari target 7,099 BBTUD yang ditetapkan APBN Perubahan.

"Kami berharap 'lifting' gas ini bisa terjaga sampai akhir tahun," katanya.

Sebanyak lima kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang memberikan kontribusi terbesar berturut-turut adalah Total E&P Indonesie, ConocoPhillips (Grissik) Ltd, PT Pertamina EP, BP Berau Ltd, dan PetroChina International Jabung Ltd.

"Kelima KKKS ini berkontribusi lebih dari 75 persen total 'lifting' gas," ujarnya.

Menurut dia, produksi gas masih menjadi harapan di tengah penurunan cadangan minyak.

Permintaan gas untuk memenuhi kebutuhan domestik, lanjutnya, juga terus meningkat.

Volume pemanfaatan gas bumi untuk domestik meningkat dari 1,480 BBTUD di tahun 2003 menjadi 3,774 BBTUD di tahun 2013 atau meningkat 155 persen.

Sejak tahun 2013, volume gas untuk domestik telah melebihi ekspor yakni 3,774 BBTUD (52,6 persen) untuk domestik dan 3,402 BBTUD (47,4 persen) ekspor.

Widjonarko menambahkan, pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik bakal makin meningkat kalau tersedia infrastrukturnya. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,