Instruktur Fitnes Perancis Tewas oleh Kaleng Krim Kocok

Instruktur Fitnes Perancis Tewas oleh Kaleng Krim Kocok

Rebecca Burger. (foto - The Inquisitr)

Paris - Salah seorang blogger daya hidup yang juga instruktur kebugaran Perancis, Rebecca Burger tertimpa nasib nahas. Perempuan berusia 33 tahun itu meninggal dunia, akibat dispenser krim kocok yang meledak.
 
Rebecca tewas setelah kaleng bertekanan tinggi itu menghantam dadanya, hingga menyebabkan serangan jantung. "Dengan perasaan sedih kami mengumumkan kematian Rebecca, yang meninggal pada 18 Juni 2017 dalam sebuah kecelakaan di rumah," demikian bunyi pernyataan pihak keluarga yang diunggah lewat akun Instagram Rebecca Burger.
 
Seperti dilaporkan Sky News, Kamis (22/6/2017) selain mengumumkan kematian Rebecca, pihak keluarga juga mengunggah gambar dispenser krim kocok yang meledak. Mereka mengingatkan para pengikut akun Instagram Rebecca, agar tidak menggunakan alat sejenis tersebut.
 
"Ini adalah contoh dari kaleng krim kocok yang meledak dan menghantam dada Rebecca yang menyebabkan ia meninggal dunia. Jangan gunakan benda seperti ini di rumah. Puluhan ribu alat palsu pun masih beredar," tulis pihak keluarga.
 
Seketika akun Facebook dan Instagram Rebecca langsung dibanjiri ucapan dukacita dari para pengikutnya. Para penggemar menyebut, Rebecca Burger sebagai seorang atlet dan pelatih yang cantik. Para penggemar dipastikan akan merindukan sosok Rebecca yang senantiasa berpenampilan ceria.
 
Sementara pihak kepolisian setempat tengah menyelidiki kasus meledaknya kaleng krim kocok tersebut. Belakangan insiden meledaknya kaleng krim kocok memang cukup sering terjadi di Perancis, terutama dalam beberapa tahun terakhir ini.
 
Namun demikian, sejauh ini tidak menimbulkan korban jiwa hingga kasus kematian Rebecca Burger. Institut Konsumen Perancis (INC) pun pernah menerbitkan peringatan, akan bahayanya kaleng krim kocok tersebut pada tahun 2014. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,