H-1 Lebaran, Jalur Nagreg - Limbangan - Tasikmalaya Padat

H-1 Lebaran, Jalur Nagreg - Limbangan - Tasikmalaya Padat

Kepadatan arus kendaraan yang melintas di jalur Nagreg menuju Limbangan. (foto - Pos Induk Dishub Kabupaten Bandung)

Bandung - Pada H-1 Lebaran, Sabtu (24/6/2017) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, Pos Induk Dishub Kabupaten Bandung melaporkan arus kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol (GT) Cileunyi menuju jalur selatan Nagreg Kabupaten Bandung dan Sumedang, ramai lancar cenderung padat.

Berdasarkan pantauan lalu lintas di Pos Tangan Nagreg, volume kendaraan pemudik kembali meningkat dan mengalir menuju Garut dan Tasikmalaya. Pada H-2 jalur selatan Nagreg Kabupaten Bandung Jawa Barat arus kendaraan padat. Kendaraan yang melintas Nagreg menuju Garut dan Tasikmalaya  mencapai 159.133 unit kendaraan, Jumat.

Secara keseluruhan, kendaraan yang melintas di jalur itu mencapai 106.237 unit sepeda motor dan 41.367 unit mobil. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya H-3, sebanyak 124.294 unit kendaraan. Terdiri atas 74.991 sepeda motor dan 43.373 unit mobil.

Akibatnya sempat terjadi antrean kendaraan dari Nagreg menuju Limbangan dan Leles Kabupaten Garut. Setelah polisi melakukan rekayasa jalur dengan mengaktifkan one way (satu jalur) ruas di jalan itu pun kembali normal.

Sementara itu, sebagian besar warga mulai meninggalkan Ibukota untuk pulang ke kampung halamannya. Pihak Jasa Marga mencatat hingga Kamis 22 Juni 2017, mencatat 106 ribu lebih kendaraan meninggalkan Jakarta melalui gerbang tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut).

"Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 34 persen dari Lalulintas Harian Rata-Rata (LHR) Normal sebanyak 78 ribu kendaraan," sebut VP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru.

Meski meningkat dibandingkan lalin normal menurut Dwimawan, jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan dengan lalin di hari sebelumnya, atau pada hari Rabu 21 Juni 2017 yang mencapai 116 ribu kendaraan. "Sejak H-6 hingga H-3 Lebaran, Jasa Marga telah mencatat total 430 ribu kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama,” tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,